2 KRI Dijual
Sudah Tak Layak, Prabowo Jual 2 KRI karena Tak Bisa Digunakan dan Banyak Pipa yang Teropos
Kabarnya dua Kapal Republik Indonesia akan dijual. Hal tersebut dikarenakan kedua KRI tersebut kondisi sudah tidak layak.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya dua Kapal Republik Indonesia akan dijual.
Hal tersebut dikarenakan kedua KRI tersebut kondisi sudah tidak layak.
Terkait hal tersebut Menhan Prabowo Subianto klaim kekuatan TNI AL tak akan berkurang.
Baca juga: Akhirnya Terjawab Berapa Banyak Uang Sekali Belanja Momo Geisha Istri Crazy Rich
Baca juga: Penampilan Nagita Slavina Pakai Hijab Bikin Pangling, Dapat Pujian dari Suami dan Sahabat
Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Hari Ini Sabtu 29 Januari 2022, Ada yang Pengeluarannya Meningkat
Foto : Pemulangan 904 warga eks Gafatar menuju Jakarta menggunakan KRI Teluk Penyu dikawal ketat TNI dan Polda Kalbar di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Jl Pak Kasih, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (30/1/2016) siang. Barang bawaan diperiksa secara menyeluruh dan ditemukan sejumlah dokumen terkait Gafatar. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI )
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan akan menjual barang milik negara berupa dua Kapal Republik Indonesia (KRI).
Dua KRI yang akan dijual tersebut adalah KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513.
Hal itu terungkap saat Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto melakukan rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Kamis (27/1/2022) kemarin.
Prabowo beralasan, dua eks KRI dijual itu karena kondisi material kapal sudah tidak layak.
Rencana penjualan dua kapal pun disetujui oleh DPR RI.
Walaupun ada dua kapal yang akan dijual, tapi Prabowo memberikan sebuah klaim pada 2024 mendatang.
Selengkapnya, berikut fakta terkait rencana penjualan dua KRI sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari berbagai sumber:
1. Alasan 2 KRI Dijual
Prabowo menjelaskan, TNI AL telah membentuk tim penelitian terhadap rencana penjualan dua kapal eks KRI tersebut.
Dari penelitian itu kemudian menghasilkan sejumlah rekomendasi.