Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

Tanggapi Video IRT Menolak Vaksin di Boltim, Polda Sulut Sampaikan Edukasi Vaksinasi

Polda Sulut berikan penjelasan terkait video viral di media sosial tentang seorang ibu rumah tangga di Bolaang Mongondow Timur yang menolak vaksinasi

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Chintya Rantung
Ist/screenshoot fb
Video IRT di Boltim yang menolak vaksin 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Polda Sulut berikan penjelasan terkait video viral di media sosial tentang seorang ibu rumah tangga di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang menolak vaksinasi Covid-19.

Dimana kejadiannya terjadi di Desa Kayumoyondi Dusun II, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Boltim, pada Selasa (25/01/2022) siang.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan saat itu Sangadi bersama Perangkat Desa Kayumoyondi dan personel Polres Boltim, sedang melaksanakan upaya percepatan vaksinasi di wilayah Tutuyan.

"Kemudian mendatangi salah satu rumah warga yang belum disuntik vaksin dan menyampaikan imbauan serta ajakan secara baik-baik, namun justru warga tersebut menolak dengan keras,” ujarnya.

Bahkan, ibu rumah tangga yang dalam video tampak emosional tersebut, memarahi perangkat desa dan petugas kepolisian, serta menganggap ajakan untuk vaksinasi ini seolah-olah sebagai pemaksaan.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, pada saat itu tidak ada pemaksaan oleh aparat.

“Tidak ada pemaksaan. Pihak pemerintah desa dan kepolisian saat itu hanya mengimbau yang bersangkutan untuk mengikuti vaksinasi di lokasi terdekat,” tegasnya.

Menurutnya, ibu rumah tangga tersebut menolak keras karena belum menyadari betapa pentingnya vaksinasi massal yang diprogramkan pemerintah demi menekan laju penyebaran Covid-19.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat ibu rumah tangga tersebut masih emosional dan belum bisa menerima, maka petugas gabungan pun meninggalkan lokasi dan melanjutkan tugas di tempat lain.

“Kami terus bersinergi dengan pihak-pihak terkait juga termasuk melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Baca juga: Seorang PSK Tewas Dibunuh Teman Kencan, Pelaku Emosi Karena Belum Puas Namun Korban Minta Selesai

Baca juga: Kemenkumham Sulut Terus Bersinergi dengan Pemda dan Pemprov Terkait Penanganan HAM di Sulut

Baca juga: BREAKING NEWS, Sepanjang Bulan Januari 2022, Ada 4 Pelaku Percabulan yang Ditangkap Polresta Manado

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved