Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Manado

Perempuan Asal Madiun Terlantar di Manado, Kapolsek Mapanget: Rencana Akan Dipulangkan Hari Ini

Pada Sabtu (22/1/2022) Kepolisian Sektor (Polsek) Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) didatangi oleh seorang perempuan yang terlantar

Tayang:
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Chintya Rantung
IST
Kepolisian Sektor (Polsek) Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) didatangi oleh seorang perempuan yang terlantar di ring road 2. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pada Sabtu (22/1/2022) Kepolisian Sektor (Polsek) Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) didatangi oleh seorang perempuan yang terlantar di ring road 2.

Perempuan tersebut bernama Lilik Winarti (47) yang merupakan perempuan asal Madiun, Jawa Timur (Jatim).

Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Mapanget AKP Yusi Kristin ketika dihubungi Tribunmanado.co.id.

Lilik datang ke Kota Manado pada tahun 2020 dan bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

"Iya benar. Tadinya Ibu Lilik bekerja sebagai ART yang difasilitasi oleh sebuah yayasan di Surabaya," terang Yusi, Rabu (26/1/2022).

Namun setibanya di Manado, Lilik tidak betah bekerja sebagai ART yang akhirnya membuat dirinya terkatung-katung selama satu tahun.

Selama satu tahun tersebut Lilik bekerja serabutan, dan kebanyakan bekerja di rumah-rumah makan.

Akhirnya pada Sabtu (22/1/2022) sekira pukul 19.00 Wita Lilik diantar oleh seorang sopir ojek ke Polsek Mapanget untuk mendapatkan bantuan.

Menurut keterangan sopir ojek, dirinya melihat Lilik berjalan sendirian dari arah interchange Manado.

Karena tidak tega, akhirnya sopir ojek tersebut memberikan tumpangan hingga ke Polsek Mapanget.

Di Manado Lilik sendiri tidak punya kerabat maupun sanak saudara, dan hal tersebut membuatnya ingin pulang ke kampung halamannya di Madiun.

Akhirnya, sementara waktu Lilik ditampung di Polsek Mapanget hingga dijadwalkan pulang pada Rabu (26/1/2022).

Selain memfasilitasi tempat tinggal sementara, Polsek Mapanget juga akan memfasilitasi vaksin Covid-19 dosis kedua dan swab PCR sebagai syarat keberangkatan untuk Lilik.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Balai Rehabilitasi Sosial dan rencana akan dibiayai kepulangannya ke Madiun. Jadi saat ini masih menunggu dari Balai Rehabilitasi Sosial," tambah Yusi.

Tentang Manado

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved