Berita Minut
Sejarah Pantai Paal Likupang Minut: Ditanami Pal dan Diintip Bule dari Helikopter
Semenjak viral pada 2014 lalu, pantai tersebut sudah merebut hati warga Sulut dan wisatawan nusantara serta manca negara.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pantai Paal di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara diproyeksikan jadi salah satu lokasi yang didatangi para delegasi W20 - G20.
Bupati Minut Joune Ganda sudah meninjau pantai tersebut bersama fasilitas penunjang lainnya.
Semenjak viral pada 2014 lalu, pantai tersebut sudah merebut hati warga Sulut dan wisatawan nusantara serta manca negara.
Rata - rata pengunjung bisa mencapai ratusan hingga ribuan.
Pada era pendemi Covid 19 dimana objek wisata ditutup, masih banyak yang mengunjungi pantai itu secara sembunyi - sembunyi.
Di era Presiden Jokowi, pantai tersebut jadi bagian integral KEK Pariwisata di kawasan Likupang yang dicanangkan pemerintah sebagai satu dari lima destinasi wisata super prioritas di Indonesia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dijadwalkan berkunjung ke KEK Minut pada pekan ini.
Dalam kurun waktu tujuh tahun, pantai tersebut telah berubah, dari pantai tak dikenal dan terabaikan menjadi pantai top nusantara.
Apa sih daya tarik pantai ini ?.
Dari rangkuman keterangan para turis yang dihimpun Tribun Manado, keindahan pantai tersebut paripurna.
Pasirnya putih dan sangat halus. Empuk dan tidak melekat di kaki. Permainan gradasi membuat pantai itu warna warni.
Biru muda di dekat pesisir, hijau kemudian biru tua di tengah.
Pesisirnya sangat panjang hingga turis tak akan berdesakan.
Menghadap ke timur, pantai itu sangat pas bagi penikmat sunrise.
Banyak hal bisa dilakukan di pantai itu. Dari duduk di bawah pohon sambil baca buku, dengar musik, makan, berenang hingga naik banana boat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pantai-paal-di-likupang-mempesona.jpg)