Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Oknum Polisi Lecehkan Pelapor Wanita Korban Rudapaksa di Ruang SPKT, Dulu Tolak Laporan Perampokan

Seorang wanita di Boyolali dilecehkan oknum polisi saat membuat laporan di Polres Boyolali. Ini pengakuan korban.

Editor: Frandi Piring
TribunSolo.com
Polisi lecehkan pelapor wanita inisial R di ruang spkt Polres Boyolali. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang oknum polisi kembali berulah dan membuat pelapor merasa tidak nyaman dengan kata-katanya.

Sebelumnya, oknum polisi berpangkat Aipda menolak laporan korban perampokan di Pulogadung, Jakarta Timur.

Terbaru, polisi seorang polisi yang bertugas di Polres Boyolali, Jawa Tengah dilaporkan melakukan pelecehan terhadap wanita yang mengaku korban rudapaksa.

Aiptu Rudi Panjaitan, saat bertugas di Polsek Pulogadung menolak laporan warga bikin heboh hingga Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun tangan.

Kini anak buah Listyo Sigit Prabowo yang bertugas di Boyolali, berulah.

Rudi Panjaitan menjadi sorotan karena menolak laporan seorang warga perempuan korban perampokan bernama Meta Kumalasari pada 7 Desember 2021.

Setelah Rudi Panjaitan dimutasi Polda Papua Barat, muncul lagi oknum polisi yang membuat warga keberatan.

Seorang wanita di Boyolali dilecehkan oknum polisi saat membuat laporan di Polres Boyolali.

Korban merupakan warga Simo, Boyolali berinisial R (23) mengaku sakit hati dan kecewa dengan pelayanan Polres Boyolali.

Dia mengatakan, mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari Perwira di Polres Boyolali.

Kepada TribunSolo.com, R bercerita jika umpatan yang merendahkan dirinya itu dilontarkan salah satu pimpinan satuan di Polres Boyolali.
Dimana, pada Senin (10/1/2022) pekan lalu dirinya melaporkan perbuatan pelecehan seksual tersebut ke SPKT Polres Boyolali.

Awalnya, dia diterima oleh anggota Polisi di SPKT tersebut.

Setelah melaporkan peristiwa tersebut, R kemudian diarahkan ke Satreskrim untuk menjelaskan dengan detail apa yang dia alami.

“Waktu sudah menjelaskan semua. Tiba-tiba bapak kasat reskrimnya datang,” kata R.

“Siapa? Istrinya S pak. La ngopo rene (Kenapa Kesini). Ngerti Bojone koyo ngono ko ra di kandanani malah meneng wae (Tahu kayak gitu gak dibilangin malah diam saja),” kata R menirukan ucapan anggota Polisi itu.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved