Berita Boltim
Kepala Disdikbud Boltim Sebut Gaji Desember 2021 Tetap Dibayar
Surat Keputusan Bupati Boltim, masa kerja tenaga guru kontrak dan operator sekolah terhitung sejak Juli hingga Desember 2021.
Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gaji sejumlah tenaga guru kontrak dan operator sekolah yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bulan Desember 2021 belum terbayarkan.
Padahal Surat Keputusan Bupati Boltim, masa kerja tenaga guru kontrak dan operator sekolah terhitung sejak Juli hingga Desember 2021.
Salah satu narasumber yang enggan menyebutkan namanya mengeluh.
Kepada tribunmanado.co.id, Selasa (18/1/2022) ia menuturkan, hingga Januari 2021 ini gaji bulan Desember 2022 belum dibayar.
"Kami juga seekarang belum ada kejelasan soal nasib kami kedepan, apakah lanjut atau tidak," ucap dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltim Hodong Kobandaha membenarkan soal gaji guru dan operator sekolah Bulan Desember belum terbayarkan.
Dia juga mengatakan kalau gaji tersebut akan dibayarkan awal tahun ini karena anggaran untuk pembayaran gaji akan diambil dari dana silpa sebesar Rp1miliar.
"Untuk gaji mereka pada bulan Desember,kami tetap akan membayarkannya,dan kita ambil dari dana silpa sekitar Rp 1 Milyar,"ucap Hodong.
Kata dia, guru kontrak dan operator sekolah yang sekarang masih bekerja di Satuan Pendidikan, sekarang bukan menjadi tanggung jawab dinas pendidikan.
"Dalam artian Dinas pendidikan tidak bertanggung jawab sebelum ada SK,dan untuk sementara Kepala Sekolah yang bijaki soal gaji mereka," jelasnya.
Namun begitu, Hodong menyarankan kepada guru kontrak agar tidak berhenti dari Satuan pendidikan.
"Karena nantinya syarat administrasi pada seleksi harus terdata di Dapodik,karena Dapodik tersebut sebagai syarat untuk dikontrak kembali melalui seleksi," sebutnya.
Ia mengatakan, pihaknya juga akan melaksanakan pemerataan guru di sekolah-sekolah, agar ada pemerataan baik sekolah terpencil maupun yang kekurangan guru.
"Sehingga dalam pemerataan tenaga ini,maka disitu sudah diketahui di setiap satuan pendidikan tenaganya kekurangan berapa,” ujarnya.
“Untuk pemerataan sudah kami usulkan ke Bupati, jika disetujui maka akan dilakukan seleksi dalam waktu dekat,” tutupnya.