Tribun Wiki
Desa Marinsow, Likupang Minut, dari Desa Terpencil Jadi Desa Terkenal se Indonesia
Proyek Home Stay tengah digeber di desa ini. Proyek tersebut bagian dari KEK Pariwisata Likupang.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Kamar mandi sudah ada showernya. "Ini semua dibiayai pemerintah," ujar dia.
Sesuai anjuran pendamping pembangunan rumah itu, ditambahkannya hiasan kerang dan kelapa di atas meja
Bagian depan rumah diisinya dengan bunga.
"Itu saya yang biayai," beber dia.
Home stay miliknya hanya bangunan satu tingkat dengan bentuk rumah adat minahasa.
"Ini dulunya hanyalah lahan kosong yang terlupakan, lantas dibangun home stay.
Rumah asli saya di belakang ini," ujar dia. Ia menuturkan, total biaya pembangunan 105 juta.
Khusus bangunan berjumlah 49 juta. "Interiornya seharga 6 juta," katanya.
Sebut dia, pembangunan rumah tersebut dikelola secara kelompok.
Hal itu untuk memudahkan kontrol pembangunan
"Satu kelompok berisi 7 kepala keluarga. Di kelompok ini sayalah bendaharanya," ujar dia.
Amelia pernah mengecap sukarnya tinggal di desa tersebut.
Semua serba sulit. "Air harus ditimba sejauh 3 kilo. Tak ada listrik. Jalan rusak.
Pokoknya serba tertinggal," kata dia.
Kini, desa itu maju dengan cepat.