Berita Nasional
Efek Buruk Merokok Tembakau Sintesis
Mengutip laman resmi Badan Narkotika Nasional (BNN), tembakau gorilla atau disebut juga tembakau super.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Komika Fico Fachriza ditangkap polisi dalam kasus narkoba jenis tembakau sintesis atau yang lebih dikenal dengan tembakau gorila alias ganja buatan.
Lantas apa itu tembakau gorila dan kenapa disebut ganja buatan?
Mengutip laman resmi Badan Narkotika Nasional (BNN), tembakau gorilla atau disebut juga tembakau super merupakan jenis tembakau yang bisa menimbulkan efek mirip dengan ganja.
Tembakau ini pernah populer digunakan oleh pelajar SMA dan mahasiswa.
Nah, julukan 'gorila' yang tersemat di jenis tembakau ini pun berasal dari testimoni para pemakainya.
"Rasa nge-fly nya itu seperti tertimpa gorila," begitu kata mereka yang pernah mencoba.
Tembakau gorila biasa dicampur dengan tembakau rokok kemudian dilinting seperti menggunakan ganja, lalu diisap.
Belakangan tembakau gorilla sudah diproduksi dalam bentuk liquid dan bisa dengan mudah dihisap seperti memakai rokok elektrik pada umumnya.
Nah, efek menghisap ganja buatan ini bakal dapat menimbulkan efek beragam efek buruk.
Efek tersebut berupa halusinasi, rasa senang berlebihan dan ketergantungan (adiktif).
Sebagian orang yang tidak kuat menahan efeknya bisa mengalami muntah-muntah hingga black out, tidak sedikit yang meninggal dunia.
"Dulu tahun 2015-2016 memang terkenal tembakau gorilla ini.
Sejenis tembakau yang terdiri dari tembakau, cengkeh, tetapi ada satu lagi jenis yang baru namanya ekstrak dagga liar," kata dr Andri SpKJ, FAPM, dari RS Omni Internasional yang juga seorang Pyschosomatician (ahli pengobatan dasar-dasar ilmu jiwa).
Ada temuan aneh bagi orang yang mengonsumsi tembakau gorila, menurut dr. Andri meski punya efek menyerupai pakai ganja.
Penggunanya jika dilakukan uji tes narkoba, hasilnya bisa dinyatakan negatif karena nggak terdeteksi.