Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Pembunuhan

Suami Pengangguran Akibat Kecelakaan Bunuh Istrinya Sendiri karena Cemburu Bekerja Sebagai Bidan

Terjadi kasus pembunuhan yang dilakukan seorang suami ke istrinya. Diketahui korban adalah seorang bidan desa yang dibunuh di tempat kerjanya.

Editor: Glendi Manengal
Istimewa
ilustrasi 

"Dan itu sudah diakui suaminya kalau yang membunuhnya," ujar AKBP Andi Sinjaya kepada Surya.

Meski demikian,lanjut  Mantan Kapolres Enrekang,  Polda Sulawesi Selatan ini, pihaknya akan terus mendalami untuk mengungkap motif kasus pembunuhan itu. Diantaranya akan meminta keterangan beberapa saksi serta hasil autopsi.

"Saat jenazah sekarang di RS Abdoer Rachem untuk diautopsi," pungkasnya.

Motif Pelaku

Informasi yang dihimpun surya.co.id, pembunuhan ini dilandasi cemburu pelaku terhadap korban yang bekerja sebagai bidan desa.

Kecemburuan itu semakin memuncak setelah pelaku mengalami kecelakaan dan harus menjalani operasi kepala dua bulan lalu.

Rumah tangga keduanya tidak harmonis dan kerap cek-cok akibat ulah pelaku yang tidak bekerja.

Hal ini diakui Amal Jariyah, teman korban.

"Ya kalau setiap harinya selalu bertengkar," ujar Amal Jariah kepada Surya di kanfor Desa Ketah. Kamis, (13/01/2022).

Selama ini, kata waker kantor desa ini, korban sering curhat dengan perlakuan suaminya yang selalu curiga dan cemburu.

"Masak mau main ke rumah orang tuanya saja dibuntuti suaminya," kata Amal.

Tak hanya itu, akibat kelakuan suaminya korban merasa malu dan tidak enak dengan pada teman sejawat di Puskesmas.

"Tiap hari korban selalu curhat masalah suaminya, bahkan korban malu karena sering dibuntuti terus," jelasnya.

Ia menjelaskan, suami korban pernah menjalani operasi dibagian kepalanya akibat kecelakaan dua bulan yang lalu.

"Sejak itu suaminya sering cemburu dan membuti korban, baik itu ke Puskemas atau ke posyandu," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved