Tukul Arwana
Sosok Tukul Arwana, Kerasnya Perjuangan Hidup Masa Kecil hingga Terkenal, Kini Sakit
Tukul Arwana mengalami pendarahan di otak pada 22 September. Selain pendarahan pada otak, Tukul juga mengalami stroke.
Tukul kecil diasuh oleh Suwandi, tetangganya yang sangat ingin memiliki anak angkat.
Pria kelahiran Semarang ini hidup serba kekurangan.
Saat duduk di bangku kelas 3 SMP Muhammadiyah Indraprasta, ayah angkatnya Suwandi mengalami krisis ekonomi sehingga sulit untuk membayar uang sekolah.
Puncaknya terjadi saat Tukul bersekolah di SMA Ibu Kartini Semarang.
Tukul nekat mencari pekerjaan sambilan.
Mulai dari sopir angkutan umum hingga sopir truk gas elpiji dilakoni dengan ikhlas.
Bakat melawak Tukul juga sudah muncul sejak muda dibuktikan dengan sering tampil melucu di panggung tujuh belasan.
Karier
Pada 1992 di usia 29 tahun, Tukul memutuskan merantau ke Jakarta.
Tak sendiri, Tukul hijrah bersama Joko Dewo dan Tony Rastafara.
Namun, nasib belum berpihak pada Tukul.
Beberapa tahun tinggal di Ibu Kota, nasib baik tak kunjung menghampiri Tukul.
Pada 1995 di usia 32 tahun, Tukul nekat menikahi Susiana, wanita asal Padang.
Mereka kemudian mengontrak rumah di kawasan Cipete Utara, Jakarta Selatan dengan harga sewa 150 ribu per bulan. (3)
Pasangan ini dikaruniai tiga orang anak bernama Ega Prayudi, Novita Eka Afriana dan Wahyu Jovan Utama.