Penanganan Covid
Hasil Penelitian, Vaksin Booster Covid-19 Kombinasi Hasilkan Antibodi Lebih baik
Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel menjelaskan, pemberian vaksin booster untuk melindungi masyarakat.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemberian vaksin booster Covid-19 bagi masyarakat umum di Sulut mulai Kamis 13 Januari 2022.
Pemberian vaksin booster gratis menyasar penerima usia 18 tahun ke atas.
Syaratnya, sudah mendapat vaksinasi dosis lengkap minimal enam bulan lalu.
Selain itu pemberian vaksin booster memprioritaskan lansia dan kelompok rentan (immunocompromised).
Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel menjelaskan, pemberian vaksin booster untuk melindungi masyarakat.
Apalagi dengan adanya Covid-19 varian baru seperti Delta dan Omicron.
"Pemerintah sudah memiliki vaksin yang cukup dari hasil kontrak tahun lalu maupun tambahan donasi vaksin dunia dari Covax maupun bilateral," kata Dandel kepada Tribunmanado.co.id, Rabu (12/01/2022).
Dijelaskan, vaksin booster dibuat berdasarkan ketersediaan dan perkembangan hasil penelitian.
"Sesuai dengan BPOM, ITAGI, dan WHO," katanya.
Terkait itu pula, Dandel mengatakan, beberapa penelitian dari luar negeri baksin booster dengan jenis kombinasi yang berbeda (Heterolog) menunjukan hasil antibodi yang sama.
"Bahkan lebih baik dari vaksin booster dengan jenis yang sama (homolog)," katanya.
Selanjutnya, penelitian dalam dan luar negeri menunjukan vaksin booster 1/2 dosis menghasilkan peningkatan level antibodi yang relatif sama atau lebih baik dibanding dosis penuh dengan KIPI yang lebih ringan. (ndo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pemberian-vaksin-covid-19-bagi-masyarakat-umum09.jpg)