Rabu, 13 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Minut

Sejarah Dibangunnya Gereja Tua Malak Minut, Dibangun Dengan Doa Para Pekerja Kayu

Gereja tua Malak. Itu nama sebuah gereja yang berada di perbatasan Desa Laikit dan Matungkas di Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Gereja Tua Malak di Desa Laikit Minahasa Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gereja tua Malak.

Itu nama sebuah gereja yang berada di perbatasan Desa Laikit dan Matungkas di Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, provinsi Sulawesi Utara.

Bentuknya mirip gereja di pedalaman Amerika Serikat.
Kecil, dari kayu dan bangunan lonceng berada di atap tengah.

Memasukinya, ibarat masuki lorong waktu. Bangku, mimbar, lampu, ornamen dan lainnya. Masih kuno.

Berada di dalamnya terasa sensasi beribadah di di masa ketika agama Kristen baru masuk di tanah Minahasa. Beberapa bagian sengnya masih seperti puluhan tahun lalu.

Ada lubang - lubang yang merupakan bekas tembakan pesawat tempur dalam pergolakan Permesta lalu.

Ada lonceng buatan Jerman sejak tahun 1928. Bunyinya sangat keras. Bisa menyentak tiga desa.

Gedung GMIM Malak dibangun hampir sedekade.

Dimulai 1928, selesainya 1930. Gereja ini ditahbiskan oleh Inlandsh Raeeraar Penulong W Kalesaran pada 9 Oktober 1930. Gereja ini telah menjadi cagar budaya.

Ada banyak cerita menarik seputar Gereja ini.

Salah satunya kisah anak anak yang sering memungut koin di kolong gereja tersebut. Kisah menarik lainnya adalah kayu yang didoakan.

Alkisah para pekerja yang memotong kayu untuk pembangunan gereja itu puluhan tahun lalu lebih dahulu berdoa.

Dan doa mereka dijawab. Gereja itu kokoh hingga kini.

Jantje Ngangi, warga setempat, mengatakan, kayu yang digunakan untuk membangun gereja adalah cempaka Wasian. Sebelum memotong kayu, para pekerja memanjatkan doa.

"Mereka berdoa agar Tuhan mengokohkan gereja ini. Doa mereka terwujud," kata dia

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved