Breaking News:

Berita Minut

Sejarah Dibangunnya Gereja Tua Malak Minut, Dibangun Dengan Doa Para Pekerja Kayu

Gereja tua Malak. Itu nama sebuah gereja yang berada di perbatasan Desa Laikit dan Matungkas di Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Gereja Tua Malak di Desa Laikit Minahasa Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gereja tua Malak.

Itu nama sebuah gereja yang berada di perbatasan Desa Laikit dan Matungkas di Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, provinsi Sulawesi Utara.

Bentuknya mirip gereja di pedalaman Amerika Serikat.
Kecil, dari kayu dan bangunan lonceng berada di atap tengah.

Memasukinya, ibarat masuki lorong waktu. Bangku, mimbar, lampu, ornamen dan lainnya. Masih kuno.

Berada di dalamnya terasa sensasi beribadah di di masa ketika agama Kristen baru masuk di tanah Minahasa. Beberapa bagian sengnya masih seperti puluhan tahun lalu.

Ada lubang - lubang yang merupakan bekas tembakan pesawat tempur dalam pergolakan Permesta lalu.

Ada lonceng buatan Jerman sejak tahun 1928. Bunyinya sangat keras. Bisa menyentak tiga desa.

Gedung GMIM Malak dibangun hampir sedekade.

Dimulai 1928, selesainya 1930. Gereja ini ditahbiskan oleh Inlandsh Raeeraar Penulong W Kalesaran pada 9 Oktober 1930. Gereja ini telah menjadi cagar budaya.

Ada banyak cerita menarik seputar Gereja ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved