Berita Regional

Seorang Santriwati Melahirkan di Toilet, Buntut Perbuatan Bejat Gurunya di Hari Pertama Bulan Puasa

Seorang santriwati melahirkan di toilet pondok pesantren lantaran perbuatan bejat gurunya di awal bulan puasa lalu.

Sripoku.com
Tersangka MS (50) pemilik yayasan sekaligus ustadz di pondok pesantren Darul Ulum diamankan di Mapolres OKU Selatan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang santriwati melahirkan di toilet pondok pesantren lantaran perbuatan bejat gurunya di awal bulan puasa lalu.

Pelaku diketahui pemilik yayasan sekaligus ustaz tempat korban (S) menimba ilmu.

Korban santriwati S (19) berjuang sendirian melahirkan di dalam kamar mandi pondok pesantren di Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Baca juga: Pantas Dihukum Mati, Ayah Ini Tega Bunuh 2 Anaknya Demi Nikahi Sang Kekasih, Dilempar dari Lantai 15

Baca juga: Pembelot Korea Selatan Diduga Sudah Tembus ke Korea Utara, tak Jamin Masih Hidup

Baca juga: Gempa Bumi Guncang Maluku Senin 3 Januari 2022 Pagi Pukul 05:44 WIB, Info Terkini BMKG

Ilustrasi seorang pimpinan ponpes di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/sumatera-selatan' title='Sumatera Selatan'>Sumatera Selatan</a>, hamili santriwatinya.

Foto: Ilustrasi seorang pimpinan ponpes di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, hamili santriwatinya. (Tribunnews.com/medium.com)

Terkuak hal tersebut ternyata buntut dari perbuatan bejat seorang pria berinisial MST (50), pada bulan puasa hari pertama silam.

MST sendiri merupakan pemilik yayasan sekaligus ustaz di pondok pesantren tempat S menuntut ilmu.

Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha mengatakan, dari hasil pemeriksaan pelaku MST memperkosa S sekitar April 2021 lalu.

Di mana ketika itu seluruh santri sedang pulang ke rumah masing-masing untuk menjalankan ibadah puasa pertama.

Sementara, S memilih tak pulang ke rumah karena desanya yang cukup jauh dari lokasi pondok pesantren.

Suasana yang sepi kemudian dimanfaatkan MST untuk datang ke asrama putri sampai akhirnya S pun diperkosa.

"Tersangka masuk ke dalam kamar korban menggunakan sarung," ucap Kapolres saat prees release di Mapolres OKU Selatan Kamis (30/12/2021).

“Karena kondisi saat itu sepi karena hampir semua santri pulang tidak ada yang mengetahui perbuatan pelaku.

Korban sempat melawan namun kalah tenaga,” imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved