Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 15.45 WIB, Ayah dan Anak Tewas, Fortuner Tabrak Pembatas Lalu Terbalik
Terjadi kecelakaan maut di Jalan Tol Ngawi Solo, Jawa Timur pada Sabtu kemarin.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Tol Ngawi Solo, Jawa Timur pada Sabtu kemarin.
Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang dialami mobil fortuner.
Akibat kecelakaan tersebut dua orang meninggal dunia.
Baca juga: Axel Djody Anak Ayu Azhari Dipukuli di Beach Club, Pelakunya Diduga Anak Artis Senior
Baca juga: Seorang Nelayan di Bitung Mengamuk Pakai Senjata Tajam Saat Malam Pergantian Tahun
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Senin 3 Januari 2022, Cancer Mengatasi Masalah, Scorpio Tunjukan Bakat
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalur Tol Ngawi Solo Jawa Timur, Sabtu (01/01) kemarin, akibat kecelakaan ini 2 orang meninggal dunia.
Dari video amatir ini tampak, detik-detik setelah mobil menabrak pembatas jalan di kilometer 551.
Bapak dan anak meninggal dunia, sementara dua penumpang lainya, ibu dan anak, menderita luka ringan dan telah dibawa ke rumah sakit terdekat.
Diduga, pengemudi mengantuk hingga menghantam pembatas jalan tol, kasus kecelakaan tunggal ini dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Ngawi.
Kronologi
Mobil fortuner putih terbalik di ruas jalan tol ngawi kilometer 551 masuk Desa Sambirejo, Mantingan, Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (1/1/2022) sekitar pukul 15.45 WIB.
Mobil yang ditumpangi oleh satu keluarga asal Sleman Yogyakarta itu menabrak pagar pembatas jembatan hingga terbalik.
Satu orang pengemudi mobil tewas di lokasi kejadian dan satu orang penumpang lainya anak berusia sembilan tahun tewas saat dalam pertolongan medis.
Petugas dari Jasa Marga memberikan pertolongan terhadap korban tewas maupun luka.
Korban meninggal adalah Athanasius Sudiar Kristyanto (47) warga Desa Trihanggo Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Yogyakarta.
Korban tewas langsung dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi berikut tiga orang penumpang mobil yang mengalami luka.
Kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan oleh Athanasius membawa istri dan dua orang anaknya, masing-masing berusia sembilan tahun dan lima tahun melaju dari arah Solo menuju Surabaya.