Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

Pesan Penting Wali Kota dan Kapolres Bitung untuk para KSP

Bertempat di aula SMPN 2 Bitung Rabu (29/12/2021), walikota dan kapolres menyampaikan mulai dari percepatan vaksin anak usia 6-11 tahun.

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Ratusan Kepala Satuan Pendidikan (KSP) SD dan pengawas di Bitung mendapat sejumlah penyampaian dari Wali Kota Maurits Mantiri dan AKBP Alam Kusuma Irawan, Kapolres. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ratusan Kepala Satuan Pendidikan (KSP) SD dan pengawas di Bitung mendapat sejumlah penyampaian dari Wali Kota Maurits Mantiri dan AKBP Alam Kusuma Irawan, Kapolres.

Bertempat di aula SMPN 2 Bitung Rabu (29/12/2021), walikota dan kapolres menyampaikan mulai dari percepatan vaksin anak usia 6-11 tahun.

Kemudian disampaikan juga tentang tingginya keterlibatan  anak-anak usia sekolah melakukan tindak pidana, di Kota Bitung.

"Dalam pertemuan ini kami bersama mulai galakkan target vaksin di anak SD usia 6-11 tahun, termasuk siswa SMP masih masuk di usia tersebut," tutur Murits Mantiri Wali kota Bitung, Rabu (29/12/2021).

Untuk itulah Maurits Mantiri berharap kepada para kepala satuan pendidikan (KSP), SD se kota Bitung bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Akan sampaikan ketika akan vaksin ke anak, tidak di gabung dengan orang tua atau masyarakat umum lainnya.

Di tempat umum maupun fasilitas publik lainnya.

"Untuk anak, dilaksanakan di sekolah tidak seperti pelaksanaan di tempat umum lainnya," tambahnya.

Dikesempatan itu Walikota mengatakan ap yang akan dikerjakan bukan semata vaksin melainkan aturan main dari pemerintah.

Pemerintah Kota Bitung dibawah kepemimpinan MMHH, akronim dari nama Maurits Mantiri Wali kota Bitung dan Hengky Honandar Wakil walikota Bitung untuk kerja kerja, berdasarkan landasan holokrasi atau keroyokan atau kolaborasi bersama.

"Holokrasi. Jadi masalah pendidikan tak hanya tugas dari dinas pendidikan yang selesaikan, melainkan dinas lainnya juga keroyokan bersama untuk menyelesaikan hingga mencari jalan keluar," tambahnya.

Sistem kerja MMHH yang holokrasi, tidak sendiri-sendiri, pastinya ada hubungan dengan topoksi dan tusi perangkat daerah lainnya.

Wali Kota Bitung sampaikan, semua berpikir satu kesatuan, karena apaalah artinya bangun dunia pendidikan tapi tidak ada manfaat bagi peserta didik di kemudian hari.

Dalam melaksanakan tugas harus ada pemahaman taat aturan, jangan diarahkan dengan berbagai macam alasan karena kedepan hasil tumpuh ketidak mampuan dalam melaksanakan kerja.

AKBP Alam Kusuma Irawan Kapolres Bitung menambahkan, pihaknya bersama pemerintah menargetkan untuk suksesn vaksin.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved