Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pasukan Paskhas Dikirim ke Papua Dengan Misi Khusus, Ini Kemampuan Mereka

Satgas Pamrahwan Yonko 469/Paskhas akan diberi misi khusus selama bertugas di Papua nanti.

Tayang:
Editor: Alpen Martinus
Istimewa
Pasukan Paskhas TNI AU 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Pasukan TNI kembali dikirim ke Papua untuk mendukung penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Kali ini yang dikirim adalah pasukan dari Komando 468 Korps Pasukan Khas / Satgas Pamrahwan Yonko 469/Paskhas.

Mereka memiliki misi khusus zona rawan KKB Papua di daerah Papua dan Papua Barat.

Baca juga: Eks KKB Bisa Dapat Kesempatan Bertemu Presiden Jokowi, Asal Penuhi Syarat Ini


Personel Satgas Pamrahwan Yonko 469/Paskhas menjalani pengecekan dan pemeriksaan sebelum diberangkatkan ke Papua.(paskhas.mil.id)

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua diprediksi tidak lagi dapat leluasa melakukan aksi teror.

Pasalnya, TNI kembali mengirimkan pasukan elite-nya untuk membasmi KKB Papua.

Tak tanggung-tanggung, pasukan elite yang dikirim untuk memburu KKB Papua memiliki kemampuan perang disegala medan.

Bahkan, mata dunia telah mengakui kehebatan korps pasukan ini.

Baca juga: Para Oknum KKB Papua yang Menyerah Bisa Bertemu Presiden Jokowi dengan 1 Syarat

Ya, tinggal menghitung hari, KKB Papua akan berhadapan dengan ratusan prajurit dari salah satu pasukan elite TNI AU.

Dilansir dari TribunPalu.com berjudul KKB Papua Ketiban Masalah Besar, Pasukan Elite TNI AU Kini Turun Tangan Buru Lekagak Telenggen Cs, ratusan prajurit terlatih itu tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan Batalyon Komando 468 Korps Pasukan Khas / Satgas Pamrahwan Yonko 469/Paskhas.

Sebagai informasi, Batalyon Komando 469/Paskhas merupakan satuan tempur yang berada di bawah kendali Wing III Paskhas yang berkedudukan di Medan, Sumatera Utara.

Mereka akan segera mendarat dan menjalankan misi khusus di wilayah Papua.

Baca juga: Surat Terbuka Lekagak Telenggen Pimpinan KKB di Papua Untuk Presiden Jokowi, Ini Isinya

Nantinya, ratusan pasukan khusus tersebut akan dikerahkan di zona rawan KKB Papua di daerah Papua dan Papua Barat.

Dilansir dari situs resmi Korps Paskhas TNI Angkatan Udara, seluruh personel Satgas Pamrahwan Yonko 469/Paskhas menjalani pengecekan dan pemeriksaan oleh Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Asops Kasau), Marsekal Muda (Marsda) TNI Muhammad Khairil Lubis.

Asops Kasau didampingi Komandan Korps Paskhas (Dankorpspaskhas) Marsda TNI Eris Widodo secara langsung melakukan Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops), di Lapangan Markas Komando (Mako) Yonko 469 Paskhas, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (23/12/2021).

Sebelum diberangkatkan ke Papua, Satgas Pamrahwan Yonko 469/Paskhas akan menjalani serangkaian pemeriksaan kesiapan operasi secara bertahap.

Satgas Pamrahwan Yonko 469/Paskhas akan diberi misi khusus selama bertugas di Papua nanti.

Salah satunya, melaksanakan operasi pengamanan di bandara daerah rawan KKB di Papua dan Papua Barat.

Tugas operasi pengamanan bandara merupakan salah satu ciri khas satuan elite Korps Baret Jingga.

Tugas tersebut dikenal dengan Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara (OP3U).

Seperti diketahui, bandara menjadi salah satu fasilitas umum yang sering menjadi sasaran serangan brutal KKB Papua.

Salah satu serangan KKB Papua terhadap fasilitas bandara pernah terjadi sepanjang tahun 2021, dipimpin buronan Lekagak Telenggen.

Presiden Jokowi Ingin Temui Mantan KKB Papua

Teror demi teror yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, membuat Presiden Joko Widodo / Jokowi berkeinginan untuk bertemu dengan mantan tokoh KKB Papua.

Keinginan Presiden Jokowi itu pun mendapatkan respon dari berbagai pihak, salah satunya Polri, terutama kepolisian di wilayah Papua.

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri pun angkat bicara mengenai keinginan Presiden Jokowi tersebut.

Menurut Mathius D Fakhiri, wacana tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi belum lama ini.

"Memang benar Presiden beberapa waktu lalu menyatakan bersedia menemui mantan KKB Papua yang sudah sadar dan ingin bersama saudaranya membangun daerah,” kata Mathius D Fakhiri, seperti dilansir dari Tribun-Papua.com berjudul Presiden Jokowi Ingin Ketemu Eks KKB, Kapolda Papua Minta Bantu Toga.

Dikatakan, untuk mewujutkan keinginan orang nomor satu di republik ini, dirinya harus berkomunikasi terlebih dahulu dengan para tokoh agama (Toga) di Papua.

"Peran tokoh agama sangat penting karena kelompok yang belum sepaham dengan kita bila terus didekati, saya yakin suatu saat mereka akan sadar,” ujarnya.

Keinginan Jokowi tersebut, menurut Mathius D Fakhiri agar pemerintah dan para eks KKB Papua dapat membangun daerahnya masing-masing.

“Tapi, mereka (KKB) itu harus benar-benar tidak lagi menebar aksi teror bersenjata di Papua,” katanya.

Sebelumnya, Mathius D Fakhiri sudah menyiapkan 11 operasi atau pendekatan dan interaksi yang sangat efektif kepada masyarakat Papua.

Pendekatan yang dilakukan yakni secara Soft Approach Policing.

"Sebanyak 11 operasi yang akan digelar ditanah Papua, dengan menggunakan cara-cara yang lebih soft," kata Kapolda Papua, dalam acara refleksi akhir tahun 2021, Polda Papua, Kamis (23/12/2021).

Kata Kapolda, tentunya dalam operasi tersebut perlu ada kerjasama antara media dan tokoh agama.

"Saya meminta kerjasama dengan teman-teman wartawan dan juga dari tokoh agama, guna mengambil peran dalam beberapa operasi kedepan," ujarnya.

Ia berharap, sehingga dengan kolaborasi tersebut bisa menarik kembali masyarakat yang masih bersebrangan denga NKRI. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul TNI Kirim Pasukan Elite Berantas KKB, Korps Paskhas Jalankan Misi Khusus Selama di Papua

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved