Breaking News:

Berita Minsel

Natal Usai, Harga Cabe Rawit di Pasar Amurang Minsel Bertahan Rp120 Ribu per Kilogram

"Harga cabe masih tinggi. Tadi masih dijual dengan harga 120 ribu rupiah per kilogram," kata Sherly Lamia, pedagang makanan di Amurang.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rul Mantik
Pedagang bahan pokok di Pasar Amurang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ManadoKendati perayaan Natal sudah usai, namun harga cabe rawit di Pasar Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, masih tinggi.

Hingga Selasa (28/12/2021), harga cabe di Pasar 54 Amurang masih dijual Rp120 ribu per kilogram.

"Harga cabe masih tinggi. Tadi masih dijual dengan harga 120 ribu rupiah per kilogram," kata Sherly Lamia, pedagang makanan di Amurang.

Sejumlah pedagang bahan pokok di Pasar Amurang mengakui, harga cabe memang masih tinggi.

"Iya pak, masih tinggi. Kami menjualnya dengan harga 120 ribu per kilogram," aku Syarifudin, pedagang cabe di Pasar Amurang.

Menurut Udin, sapaan sehari-harinya, masih tingginya harga cabe di pasaran, disebabkan distribusi cabe di Pasar Amurang masih kurang.

"Kami mendapat suplai cabe paling banyak dari Gorontalo. Tapi sekarang, suplainya menurut. Harganya otomatis naik," papar Udin.

Informasinya, kata Udin, menurunnya suplai cabe, disebabkan menurunnya produksi cabe dari petani.

"Infirmasi dari pemasok, memang ada penurunan produksi karena musim hujan. Itu yang pemasok sampaikan kepada kami," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) Minsel, Adrian Sumuweng menjelaskan, kenaikan harga cabe karena supply dan demand tidak seimbang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved