Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini Besok Sabtu 25 Desember 2021, BMKG: Berikut Daftar 24 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem
Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah.
Berdasarkan BMKG, ada wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.
BMKG telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Sabtu (25/12/2021).
Baca juga: Kabar Nenek Rohaya Pasca Dinikahi Slamet Pria 16 Tahun, Kerap Dikunci Dalam Kamar Karena Cemburu
Baca juga: Info Cuaca di Hari Natal Sabtu 25 Desember 2021, Berlaku di 33 Kota Indonesia, Data Terkini BMKG
Baca juga: Doddy Sudrajat Pertanyakan Barang Vanessa Angel yang Belum Dikembalikan Ayah Bibi Ardiansyah
BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.
Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
BMKG memperingatkan, bibit siklon tropis 97S terpantau di Laut Arafuru sebelah Utara Australia, yang mengalami intensifikasi menguat dan mampu meningkatkan kecepatan angin (low level jet) di sekitarnya hingga mencapai >25kt dan gelombang tinggi di sekitar bibit siklon seperti di NTB, NTT, Maluku, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Sistem ini juga membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) Jawa bag Timur, Laut Flores, dan Maluku serta daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di NTB, di NTT bagian Barat, dari Kalimantan Timur hingga Sulawesi Tenggara bagian Utara dan di Sulawesi bagian Tengah.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Sirkulasi siklonik/pusat tekanan rendah terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Lampung yang membentuk daerah konfluensi di perairan Barat Bengkulu.
Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang di Sumatera Barat, dari Bengkulu hingga Lampung, dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah, di Kalimantan Tengah, di Kalimantan Utara, di Laut Sulawesi bagian Utara dan di
Papua Barat. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar pusat tekanan rendah/sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Sumatera Barat
Bengkulu
Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/cuaca-121213.jpg)