Penikaman di Singkil
Pengakuan Pelaku Penikaman di Singkil Manado: Hanya Satu Kali Tikam
Pelaku inisial RA adalah warga Sindulang ketika ditemui di Polresta Manado mengakuinya dan menceritakan kronologinya.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kasus pembunuhan terjadi di Kelurahan Singkil Kota Manado, Jumat (24/12/2021) siang.
Hal itu menghebohkan warga sekitar dan menjadi tontonan warga.
Kejadian di lokasi potong rambut atau barbershop dekat kantor Camat Singkil.
Pelaku inisial RA adalah warga Sindulang ketika ditemui di Polresta Manado mengakuinya dan menceritakan kronologinya.
"Saya lewat lalu kena kakinya dan langsung meminta maaf kepada dia (korban) tapi tidak di terima," kata Pelaku.
Lalu lanjut pelaku, kemudian dia datang lagi dan kembali ke pelaku minta maaf tapi dia tidak terima.
Melihat hal itu lalu pelaku katakan ngana pe mau apa so (maumu apa).
"Lalu saya memanggil korban keluar dan mengikuti saya dari belakang," tambahnya lagi.
Pelaku berpikir jangan sampai dipukul dari belakang oleh korban, kemudian langsung mencabut pisau dan menusuk perut sebelah kiri korban.
Lalu akunya, salah satu teman korban memukulnya dari belakang dan dikejar pelaku.
"Hanya satu kali tikaman," tegas pelaku.
Pelaku mengaku tidak ada rencana melakukan pembunuhan, tapi membawa pisau hanya untuk jaga diri saja.
Tentang Manado
Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi.
Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pelaku-pembunuhan-di-kelurahan-singkil-kota-manado09.jpg)