Berita Sains
Covid-19 Tak Hanya Serang Pernapasan, Ilmuwan Israel Ungkap Fakta Ini
Memang, salah satu gejala penderita Covid-19 adalah pernapasan. Meski demikian faktanya berbeda.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Covid-19 sebanarnya bukanlah penyakit pernapasan.
Memang, salah satu gejala penderita Covid-19 adalah pernapasan. Meski demikian faktanya berbeda.
Tak hanya pernapasan, Covid-19 sebenarnya menyerang beberapa bagian dari manusia.
Oleh sebab itu, ilmuwan asal Israel ini bocorkan fakta sebenarnya tentang Covid-19.
Tim peneliti dari Israel mengatakan gagasan itu dapat membantu menjelaskan sifat Covid-19 yang tidak biasa.
Namun penjelasan ini bisa membuka jalan bagi penggunaan antioksidan yang dijual bebas untuk membantu merawat pasien Covid-19.
Genetika di Universitas Ben Gurion telah mempelajari mitokondria.
Umumnya dikenal sebagai "pembangkit tenaga" sel, yang menghasilkan sebagian besar energi kimia yang dibutuhkan untuk menggerakkan reaksi biologi sel.
Profesor Dan Mishmar, peneliti utama dan presiden Masyarakat Genetika Israel, mengatakan.
"Kami berharap melihat perubahan mitokondria di paru-paru tetapi tidak dalam darah karena bagaimanapun, Covid-19 dianggap sebagai penyakit paru-paru.
Tapi yang mengejutkan kami, kami menemukan yang sebaliknya, dengan ekspresi gen mitokondria yang berkurang," Jelasnya.
Mishmar mengatakan darah dipandang sebagai indikator kuat dari keadaan sistem kekebalan, dan penelitiannya menunjukkan bahwa sistem kekebalan yang melemah mendahului masalah pernapasan.
Dengan kata lain, Covid-19 tak sekedar menyerang sistem pernapasan tertapo juga sistem kekebalan.
Teori Mishmar adalah bahwa mitokondria yang berfungsi tidak normal bertanggung jawab atas beberapa efek Covid-19 yang paling mengkhawatirkan.
Termasuk badai sitokin, reaksi berlebihan sistem kekebalan yang dapat menyebabkan kematian dengan cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-minggu.jpg)