Kecelakaan Lalu Lintas

Laka Lantas Beruntun di Jakarta Utara, 7 Kendaraan Ringsek, Ini Kronologinya

Sebanyak 7 kendaraan roda empat ringsek akibat kecelakaan di Jalan RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (22/12/2021).

Editor: Frandi Piring
Internet/@JKTINFO
Laka Lantas Beruntun di Jakarta Utara, 7 Kendaraan Ringsek. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan beruntun di Jalan RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (22/12/2021).

Sebanyak 7 kendaraan roda empat ringsek akibat kecelakaan tersebut.

Berawal dari mobil truk yang melaju dari arah timur ke barat, kecelakaan tak terelakkan.

Dalam foto yang dibagikan oleh akun instagram @jktinfo terlihat beberapa kendaraan ringsek akibat kecelakaan tersebut. Kendaraan yang terlibat kecelakaan, antara lain Suzuki Ertiga, Ayla, Daihatsu Sigra, Daihatsu Pick Up, Del van Box, dan Agya.

Kanit Laka Lantas Jakarta Utara AKP Edy Wibowo mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi di Jalan RE Martadinata arah barat, tepatnya di sekitar pintu keluar Tol Ancol Timur, di depan Masjid Al-Baroqah.

“Mulanya kendaraan truk Fuso F-8251-SE melaju dari arah timur ke barat.

Ilustrasi <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kecelakaan-lalu-lintas' title='kecelakaan lalu lintas'>kecelakaan lalu lintas</a>.

Sesampainya di turunan keluar Tol Ancol Timur, menabrak beruntun kendaraan,” ucap Edy dalam keterangannya, Rabu (22/12/2021).

Namun Edy melanjutkan, penyebab kecelakaan tersebut dapat dipastikan karena masih dalam tahap penyelidikan.

Sementara dalam keterangan video yang tersebar, tertulis bahwa kecelakaan tersebut diduga disebabkan oleh truk yang mengalami rem blong.

Meskipun belum diketahui secara pasti akibat dari penyebab kecelakaan tersebut. Ada baiknya jika pengemudi selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara di jalan raya.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, harus dipahami bahwa jalan raya merupakan area yang tidak aman.

Hal ini terbukti dari angka kematian paling tinggi disebabkan oleh kecelakaan di jalan.

“Pembelajaran yang bisa diambil dari kasus kecelakaan, yaitu jangan punya pikiran bahwa jalan raya atau jalan raya sepi itu aman, justu itu berbahaya buat diri sendiri atau orang lain,” ucap Jusri.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved