Breaking News:

17 Pengungsi Pascabanjir di Sitaro sudah Kembali ke Rumah

Petugas kami sudah turun ke lokasi, memang ada warga yang mengungs, tapi sudah kembali ke rumah masing-masing.

ist/Polsek Sitim
Warga Moade Kampung Lia 1 yang mengungsi ke Balai Kampung akibat adanya luapan air sungai. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO Enam kepala keluarga terdiri dari 17 jiwa yang bermukim di area bantaran sungai akhirnya harus mengungsi ke Balai Kampung Lia, Rabu (22/12/2021) malam.

Warga mengungsi pasca air sungai di Dusun Moade Kampung Lia Kecamatan Siau Timur Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) meluap pasca hujan deras yang terjadi sejak Rabu (22/12/2021) siang.  Luapan air sungai mencapai  area pemukiman warga.

Langkah mandiri warga ini diambil guna mencegah terjadinya luapan air yang lebih besar dan berdampak terhadap keselamatan masyarakat.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro, Joicson Sagune dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang mengungsi akibat luapan sungai di Dusun Moade.

"Petugas kami sudah turun ke lokasi. Dan memang ada warga yang mengungsi, tapi sudah kembali ke rumah masing-masing. Bersama aparat kampung kami minta agar warga melihat perkembangan cuaca yang terjadi. Jika masih cuaca masih hujan deras, kami arahkan untuk mengungsi," ujar Sagune

Informasi yang diperoleh tribunmanado.co.id menyebut, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari dan disertai suara gemuru dari area perbukitan membuat warga setempat panik.

Sementara itu Kapolsek Sitim AKP Tomi Oroh menjelaskan, pasca banjir warga memilih untuk mencari tempat aman guna mencegah terjadinya kemungkinan terburuk dari kondisi cuaca tersebut.

"Pada hari Rabu tanggal 22 Desember 2021, sekira pukul 22.15 Wita, kami menerima informasi adanya banjir bandang di Desa Lia 1. Dari situ, Personil piket Polsek Siau Timur langsung menuju ke lokasi, kumpulkan  informasi dan data warga, hingga evakuasi ke tempat lebih aman," ujarnya.

Setelah tiba di lokasi, aparat kepolisian langsung ditemui warga setempat, atas nama Nus Berhimpong (62) yang memberikan keterangan bahwa hujan yang mengguyur terus menerus sejak sore hari menyebabkan air sungai di Kali Moade Desa Lia 1 meluap.

"Sehingga beberapa warga masyarakat yang terdampak langsung mengungsi di kantor Desa Lia 1. Pukul 23.15 Wita, personel kami tiba di kantor kampung dan melakukan pengecekan warga," lanjut Oroh.

Dari hasil pengecekan ditemukan adanya enam kepala keluarga yang terdiri dari enam orang laki-laki dewasa, tujuh orang perempuan dewasa serta empat orang anak-anak.

"Sesuai data yang kami peroleh di lokasi, ada enam kepala keluarga yang mengungsi. Keluarga Salar-Maluenseng, keluarga Sinadia-Talumesang, keluarga Mangatara-Talumesang, keluarga Markus-Ansyu, keluarga Lazarus-Masalamate serta keluarga Biasa-Talumesang," urainya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved