Berita Bolmong
Antisipasi Badai La Nina, PT PP Bendungan Lolak Bolmong Ciptakan Alat Warning System
Dengan Radius jarak yang sudah ditentukan, alat tersebut dapat memberikan sinyal berupa Sirine yang berbunyi panjang dan lampu rotari.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Setelah mendapatkan kabar jika Badai La Nina akan menerjang Provinsi Sulut mulai Oktober hingga Februari 2022.
PT PP Bendungan Lolak pun langsung menciptakan Alat Warning System.
Alat ini diciptakan oleh Muchlis Abdul Kadir selaku Divisi Peralatan PT PP.
Menurutnya, jika Alat Warning System berfungsi sebagai pemberi sinyal datangnya air bah.
Ia menambahkan jika alat ini diciptakan dengan perangkat peralatan sederhana menggunakan material yang mudah didapat.
Muchlis kemudian merangkai satu demi satu komponen yang di perlukan pada alat tersebut.
Dimana cara kerja alat tersebut adalah dengan dorongan muka air yang tinggi.
Alat tersebut akan menerima informasi mengenai datangnya air Bah.
"Sehingga dengan Radius jarak yang sudah ditentukan, alat tersebut dapat memberikan sinyal berupa Sirine yang berbunyi panjang dan lampu rotari yang dapat didengar dan dilihat oleh semua karyawan yang bekerja di Proyek Bendungan Lolak," kata dia saat dihubungi Tribunmanado.co.id, Selasa (21/12/2021).
"Dengan Radius tiga kilometer alarm tersebut dapat terdengar dengan baik, sehingga seluruh karyawan dapat melakukan Mitigasi dengan Evakuasi diri bila banjir besar akan datang," tambahnya.
Muchlis mengatakan Alat tersebut telah di ujicoba dan sudah dinyatakan berhasil.
"Sirinenya dapat di dengar dengan jelas oleh semua karyawan hingga pekerja," aku dia.
Ia menambahkan jika tujuan dari pembuatan alat ini adalah mampu menyelamatkan para pekerja dan karyawan bilamana Air Bah datang.
"Tentunya saat bencana datang, karyawan bisa mengamankan diri," kata Muchlish.
Menurut Muchlis alat tersebut di ciptakan pada awal tahun 2020 dan belum pernah diginakan pada proyek Bendungan Lainnya.