Breaking News
Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Nasional

Kabar Bahar Bin Smith, Kini Dilaporkan Kembali ke Polisi, Dituduh Lakukan Pelanggaran SARA

Tim advokat bela ulama sekaligus kuasa hukum Bahar Bin Smith, Aziz Yanuar mengungkapkan pihaknya akan mengikuti segala proses hukum

Editor: Rhendi Umar
Mininews/Merdeka.com/Aksara Bebey
Habib Bahar bin Smith disidang. Dituntut Jaksa hingga izin ke toilet. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bahar Bin Smith kembali berurusan dengan hukum.

Dia diduga melakukan dugaan pelanggaran Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA).

Tim advokat bela ulama sekaligus kuasa hukum Bahar Bin Smith, Aziz Yanuar mengungkapkan pihaknya akan mengikuti segala proses hukum terkait pelaporan yang dilayangkan kepada kliennya.

Aziz menyebut pihaknya juga telah menerima dan mengetahui adanya laporan tersebut.

"Iya sudah (mengetahui adanya laporan), kami akan ikut proses," kata Aziz saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (20/12/2021).

Kendati demikian, Aziz belum membeberkan lebih detail terkait langkah yang akan dilakukan pihaknya bersama Bahar Bin Smith dalam waktu dekat terkait dengan adanya laporan itu.

Sebelumnya,  Aziz Yanuar juga meminta kepada setiap pihak untuk sedianya mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perkara apapun.

Hal itu dia ungkapkan merujuk pada adanya laporan polisi (LP) terhadap Bahar Bin Smith ke Polda Metro Jaya, pada 17 Desember 2021.

"Hendaknya seluruh pihak mengedepankan dialog dalam hal ini dan tabayyun," kata Aziz.

Kata Aziz, langkah atau upaya hukum yang seharusnya ditempuh itu seyogyanya dilakukan jika seluruh upaya untuk berdialog sudah tertutup.

"Ultimum remedium digunakan jika seluruh kanal musyawarah sudah tertutup," ucap Aziz.

Dalam pernyataannya, Aziz merasa heran dengan pelaporan dugaan pelanggaran Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA) yang dilayangkan kepada Bahar Bin Smith.

Sebab kata Aziz, masyarakat dapat dengan mudah bereaksi jika isu tersebut yang dijadikan perkara.

Lantas dirinya mengingatkan kepada siapapun untuk dapat menahan diri dengan tidak mengedepankan aspek emosional.

"Heran kami kadang, jika agamanya dinista tidak merespon,namun jika golongan suku dan asal usul disinggung, reaksinya sebegitu rupa. Mohon menahan diri, semoga Allah beri petunjuk," ucapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved