Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Handi dan Pacarnya Salsabila Ditabrak, Pelaku Bohong Bawa ke RS, Ternyata Jasad Dibuang ke Sungai

Handi Harisaputra (17) dan Salsabila (14) dibawa kabur setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/12/2

Editor: Aldi Ponge
Tribun Jabar/ Lutfi
Potret Sosok Sopir Penabrak Dua Sejoli Handi Harisaputra (18) dan Salsabila (14). Dibuang di Sungai Serayu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pasangan kekasih Handi Harisaputra (17) dan Salsabila (14) ditemukan tewas di Sungai Sungai Serayu wilayah Jawa Tengah, Sabtu (11/12/2021).

Jasad Handi Harisaputra di Sungai Serayu wilayah Banyumas Sedangkan Salsabila di  Sungai yang sama wilayah Cilacap.

Awalnya, Handi dan Salsabila ditabrak sebuah mobil minibus di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/12/2021).

Pelaku pun inisiatif mau membawa ke rumah sakit. Dia melarang warga mengikuti.

Ternyata pelaku berbohon karena jasad kedua korban ditemukan di sungai 4 hari kemudian. 

Peristiwa berawal ketika Handi menjemput sang pacar Salsabila di rumahnya di Kampung Cilame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu siang dengan menggunakan sepeda motor.

Selang 10 menit kemudian tepatnya pukul 15.49 WIB, keduanya mengalami kecalakaan lalu lintas di depan POM Ciaro.

Sepeda motor yang ditumpangi keduanya tiba-tiba ditabrak mobil minibus hitam.

Pengendara dan penumpang dalam mobil yang menabrak Handi dan Salsabila pun berhenti dan mengaku akan membawa korban ke rumah sakit.

SI (25) seorang saksi mengatakan dirinya melihat secara langsung proses evakuasi korban.

Saat itu, ia sepulang dari Bandung dan mengisi bensin di pom dekat lokasi.

Menurutnya di dalam mobil hitam tersebut terdapat tiga orang yang terlihat panik saat mobilnya menabrak kedua korban.

"Ada tiga orang, penampilannya rapi seperti orang yang sedang berdinas, nada bicaranya bukan orang sini (Sunda)," ujarnya saat diwawancarai Tribunjabar.id, Minggu (19/12/2021).

Tiga orang tersebut menurutnya mempunyai peran berbeda saat proses evakuasi kedua korban.

Dua orang mengevakuasi korban kemudian satu orang lain hanya berdiri memberikan perintah agar korban segera dibawa ke rumah sakit.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved