Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cerita Alkitab

Kisah Yunus Ditelan Ikan Namun Tidak Mati, Hidup Melarikan Diri dari Panggilan Tuhan

Tokoh Yunus sendiri didasarkan pada tokoh yang dikenal hidup pada masa pemerintahan Yerobeam II (786-746 SM).

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
Ist
Kisah Yunus yang Selamat dari Perut Ikan Besar saat Pelariannya Menghindari Panggilan Allah 

Kemudian Allah mendatangkan angin keras yang meniup dan mengombang-ambingkan kapal itu.

Ombak menjadi semakin besar dan kapal itu hampir tenggelam.

Badai begitu hebat sehingga awak kapal  takut  sekali. 

Mereka berteriak-teriak minta  tolong,  masing-masing kepada dewanya sendiri.

Supaya kapal itu tidak karam, mereka membuang muatannya ke dalam laut.

Pada waktu kapten kapal itu turun ke bawah, ia menemukan Nabi Yunus di situ sedang tidur. Lalu ia berkata, “Bangunlah! Berdoalah kepada dewamu untuk minta tolong!”

Sesudah Nabi Yunus dan kapten kapal itu naik ke atas, para awak kapal itu berkata kepada sesama mereka, “Mari, kita buang undi supaya kita tahu siapa yang bersalah sampai-sampai kita tertimpa bencana ini!” Lalu mereka pun membuang undi.

Nama Nabi Yunuslah yang kena.

Kemudian Nabi Yunus berkata kepada orang-orang yang ada di kapal itu, “Saya orang Ibrani, saya menyembah Allah yang di surga, yang menciptakan bumi dan laut.” Kemudian ia bercerita bagaimana ia berusaha melarikan diri dari perintah Allah.

Sementara itu badai makin menjadi-jadi, lalu para awak kapal bertanya kepadanya, “Apa yang harus kami lakukan kepadamu supaya badai ini berhenti?”

Jawab Nabi Yunus, “Buanglah aku ke laut, pasti badai akan berhenti.”  Tetapi para awak kapal itu masih berusaha sekuat tenaga untuk mendayung kapal itu ke daratan, namun badai makin mengamuk juga sehingga usaha mereka sia-sia belaka.

Sebab itu mereka berseru-seru kepada Allah, “Allah, kami mohon janganlah kami binasa karena kami menyerahkan nyawa Yunus ini.”

Lalu mereka melemparkan Nabi Yunus ke dalam laut, dan badaipun berhenti mengamuk. Para awak kapal itu menjadi takut kepada Allah.

Mereka mengatakan bahwa mereka sekarang percaya kepada Allah.

Nabi Yunus tidak mati di dalam laut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved