Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

Serapan Tembus Rp 1,1 Triliun, Ini Kesan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sulut Soal Dana Desa

Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Negara Provinsi Sulut menggelar Kopi Pagi bersama pimpinan Media Massa di Bumi Nyiur Melambai

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Ryo Noor
Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Negara Provinsi Sulut menggelar Kopi Pagi bersama pimpinan Media Massa di Bumi Nyiur Melambai 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Negara Provinsi Sulut menggelar Kopi Pagi bersama pimpinan Media Massa di Bumi Nyiur Melambai

Kegiatan dihelat di Aula Keuangan Negara, Jalan Bethesda, Kota Manado Kamis (16/12/2021) bertajuk Kajian Fiskal Regional 'Cermin Fiskal Regional Sulawesi Utara'

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara Provinsi Sulut, Ratih Kusumawardani, bersama jajaran.

Mereka yakni Kepala Bidang PPA I Agus Mirsatya

Kepala Bidang PPA II Muslih

Kepala Kpbn Manado Asyep Zaifudin

Kepala Bidang PAPK Joko Supriyanto

Kepala Bidang SKKI Maryono

Kepala Bagian Umum Achmad Junaedi

Baca juga: Detak Jantung Ayu Aulia Sempat Berhenti Semenit Saat Dirawat di RS, Manager: Kayak Mati Suri

Pada kesempatan itu, Kanwil Ditjen Perbendaharaan memperkenankan Bakudapa.id, website untuk publik mengakses informasi terkait dana desa. Sebanyak 1.507 Desa tahun 2021 ini sudah menyerap anggaran senilai Rp 1.136.623.493.175 dari Pagu Anggaran 1.227.039.030.000. Jelang akhir tahun dana Desa sudah terserap 92. 63 persen

Kepala Bidang PPA II Muslih mengatakan, sejauh ini dari hasil monitoring pemanfaatan dana sudah cukup bagus.

Desa memanfaatkan untuk membangun infrastruktur, Bantuan Langsung Tunai, Penanganan Covid, dan pengembangan SDM

"Misalnya dibangun Jalan ke perkebunan, ada Tahuna digunakan membeli pupuk membantu pertanian, ada juga dikembangkan pariwisata," kata dia.

Pemerintah menyerahkan pengelolaan dana langsung ke aparat desa, kemudian memanfaatkan sesuai potensi dari desa tersebut.

Mana kala muncul kritik soal pemanfaatan kurang optimal, pemerintah kata dia akan melakukan kajian bila didapati hal-hal kurang bermanfaat nanti akan dikaji lagi untuk dibuat kebijakan koreksi

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved