Bacaan Alkitab
Bacaan Alkitab Rabu 15 Desember 2021, Lukas 1:42 : Hidup yang Memberkati
Dia memberikan contoh bagaimana sebagai sesama perempuan bahkan sesama umat Tuhan untuk hidup ramah tamah, peduli, saling mengasihi, saling memotivasi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Alkitab mengajarkan nahwa setelah peristiwa ketuangan Roh Kudus, seluruh umat Tuhan sudah dipenuhi oleh Roh Tuhan. Maka Roh Kudus berdiam dalam hati pikiran, tubuh dan jiwa kita, yang menjaga, menuntun dan memelihara hidup kita dalam segala hal.
Jadi hidup kita sungguh telah diberkati oleh Tuhan. Sehingga, kita diajarkan oleh Tuhan Yesus untuk hidup menurut Roh dan menjadi berkat bagi banyak orang. Kita telah diberkati oleh Tuhan, karena itu kita harus hidup untuk memberkati sesama demi kemuliaan Tuhan.
Dengan demikian, hidup orang percaya adalah hidup yang saling memberkati, dan memberi diri dituntun oleh Roh. Bukan menurut keinginan daging dan dunia.
Itulah yang diteladankan oleh sosok perempuan yang bernama Elisabet. Kepada Maria yang masih beliau dia menaru hormat dan menambutnya dengan salam yang penuh kasih dan menyampaikan kata berkat.
Dia memberikan contoh bagaimana sebagai sesama perempuan bahkan sesama umat Tuhan untuk hidup ramah tamah, peduli, saling mengasihi, saling memotivasi dan saling memberkati.
Sampai rahim yang dikandung Maria juga diberkatinya. Inilah teladan yang baik dari Elisabet untuk kita. Dia sosok perempuan yang memberi teladan kepada kita untuk hidup saling memberkati dalam segala hal.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu." (ay 42)
Dalam kisah ini, memang yang menjadi pokok dan tokoh utamanya adalah seorang Bayi Laki-laki dalam kandungan Maria. Tapi, yang menjadi pelaku utama cerita para perempuan, baik Elisabet maupun Maria. Mereka mengajarkan dan meneladankan tentang kelemah lembutan dan hidup yang penuh cinta kasih, menyambut kedatangan Sang Kristus, Tuhan dan Juruselamat dunia.
Menjaga hubungan baik dan hidup saling memberkati, menjadi hal yang penting dan kunci bagi setiap orang percaya. Sebab ini justeru menjadi identitas atau jati diri Kekristenan kita. Orang Kristen sejati adalah mereka yang hidup seperti yang diteladankan oleh Elisabet dan Maria, bahkan juga Yusuf dan Zakharia.
Sebagai keluarga, kita harus saling peduli dengan sanak saudara dan sesama. Sebagai hamba Tuhan, kita harus taat dan setia mengikuti panggilan Tuhan melayani Dia, sesuai kehendak-Nya.
Yusuf dan Maria melewati perjalanan panjang dan melelahkan untuk bertemu saudara mereka, bukan sekedar memenuhi kerinduan mereka untuk berjumpa dan melepas rindu, tapi untuk menjawab panggilan Tuhan menggenapi janji dan nubuatan bahwa Sang Mesias dan sang utusan yang mempersiapkan jalan-Nya, harus bertemu sejak masih dalam rahim ibu-Nya masing-masing.
Jadi hal ketaatan dan hidup saling memberkati menjadi pelajaran bagi kita keluarga umat Kristen dalam menjalani hari-hari kehidupan kita, terutama di masa-masa penantian (minggu-minggu adven) ini. Kita harus hidup saling memberkati. Khusus perempuan harus benar-benar menjadi sosok teladan yang memberkati sesama, dimulai dari keluarga kita masing-masing.
Saling peduli, saling mengasihi, saling menghormati dan saling mendahului dalam memberi hormat, serta hidup saling memberkati, haruslah menjadi warna warni dan karakter atau cara hidup orang Kristen masa kini. Jangan sampai kita justeru kehilangan jati diri.
Jangan karena kebutuhan perayaan menyambut Natal, justeru bukan kata berkat yang diucapkan, tapi amarah, makian bahkan kutukan. Janganlah itu terjadi dalam kita mebyambut Sang Kristus. Itu dibenci-Nya.
Sebaliknya, sambutlah Sang Kristus dengan hidup penuh cinta kasih, peduli dengan sesama, mengasihi sesama terutama mengasihi Tuhan lebih sungguh lagi. Dan, tetaplah selalu menjadi berkat bagi siapapun di mana pun kita pergi dan berada. Sehingga hidup kita berdampak dan berguna bagi sesama demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan. Amin
Doa: Tuhan Yesus, pakailah hidup kami untuk terus jadi berkat bagi sesama dan menjadi teladan dalam segala kebaikan mengikuti firman-Mu. Amin