Berita Minsel
Pengunjung Pasar Amurang Minsel Meningkat, Harga Cabai Mencapai Rp 100 Ribu per Kilogram
Jelang perayaan Natal Yesus Kristus dan Tahun Baru, suasana Pasar Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), semakin ramai.
Penulis: Rul Mantik | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Jelang perayaan Natal Yesus Kristus dan Tahun Baru, suasana Pasar Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), semakin ramai.
Pasar Amurang yang dua bulan lalu masih sepi pengunjung ini, kini kembali banyak dikunjungi konsumen.
"Dalam beberapa pekan terakhir, Pasar Amurang sudah kembali ramai. Padahal, sebelumnya, pasar ini sangat sepi pengunjung," aku Umar, pedagang capai dan rempah-rempah di Pasar Amurang, saat diwawancarai, Senin (13/12/2021).
Mulai meningkatnya pembeli di Pasar Amurang, membuat harga beberapa bahan kebutuhan pokok, naik.
Seperti harga cabai. Cabai jenis cabe rawit di Pasar Amurang, naik dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram menjadi Rp.85.000 hingga Rp100.000.
Menurut Umar, naiknya harga cabai di Pasar Amurang disebabkan semakin banyak permintaan pasar namun tidak diimbangi dengan pasokan.
"Pasokan cabai kurang, sedangkan permintaan konsumen cukup tinggi," aku Umar.
Para pedagang, katanya, bahkan harus berebutan mendapatkan jatah pasokan cabai dari pemasok.
"Kami harus berebutan meminta jatah dari pemasok, sebab suplai cabai semakin berkurang," imbuhnya.
Biasanya, ungkap Umar, stok cabai di Pasar Amurang, sebagian besar dipasok dari Gorontalo. Hanya sebahgan kecil yang dipasok dari petani Minsel.
"Paling banyak pasokan si Pasar Amurang datang dari Gorontalo. Memang ada dari petani di Minsel, tetapi masih sedikit," terangnya.
Naiknya harga cabai membuat sejumlah pengusaha rumah makan menjerit. Sebab, semakin tinggi harga cabai, semakin besar pengeluaran yang harus dikeluarkan pengusaha kuliner.
"Kalau harga cabai naik, pengeluaran uang belanja kami bertambah. Kan bumbunya tidak mungkin dikurangi, akamemengaruhi cita rasa makanan yang kami jual," kata Fike dan Ola, dua pedagang makanan di seputaran Kantor Bupati Minsel.
Harapan mereka, panen cabai akan membaik, sehingga akan memengaruhi harga cabai di Kabupaten Minsel.
"Mudah-mudahan panen cabai di akhit tahun akan meningkat, supaya harga cabai kembali normal sebelum perayaan Natal," harapnya.(rul)