Breaking News:

Berita Boltim

Ivond Mangerongkonda, Guru Bahasa Jepang SMA N 1 Modayag Boltim Harap Lulus Ujian PPPK Tahap Dua

Salah satu peserta ujian asal Desa Tobongon Kecamatan Modayag, Ivond Mangerongkonda (32) mengatakan dia sudah dua kali ikut ujian PPPK.

Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rustaman Paputungan
SMA N 1 Kotabunan, tempat pelaksanaan tes ujian PPPK tahap dua. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ujiian seleksi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua telah dilaksanakan sejak hari Selasa (7/12/2021), di SMA Negeri 1 Kotabunan Bolaang Mongondow Timur,

Salah satu peserta ujian asal Desa Tobongon Kecamatan Modayag, Ivond Mangerongkonda (32) kepada tribunmanado.co.id Kamis 9/12/2021 mengatakan kalau dia sudah dua kali ikut ujian PPPK.

"Kemarin ujian tahap satu saya ikut tapi belum rezeki,muda - mudahan ditahap dua ini saya bisa lulus," ucapnya

Dia juga menambahkan kalau dirinya sudah dua tahun mengabdi di SMA Negeri 1 Modayag,dan saya mengajar Bahasa Jepang.

"Saya mengajar dihitung per jam,dan dalam satu jam dibayar sebesar Rp 25.000.Seminggu total 17 jam saya mengajar,"sebutnya.

Sementara itu pengawas utama LPMP Provinsi Sulawesi Utara, sebagai perwakilan Kemendikbud Ristek Muhammad Akbar kepada tribunmanado.co.id mengatakan kalau seleksi PPPK tahap dua ini diikuti 209 peserta untuk fungsional garu.

"Mulai dari jenjang SD,SMP,SMA dan SMK," sebutnya.

Beber dia, ada tiga jenis yang akan dites, yakni wawancara, sosial kultural, kompetensi teknis.

"Sedangkan untuk setiap mata pelajaran formasi ada nilai ambang batasnya," ujar dia.

Untuk ujian kompetensi teknis maksimalnya nilai ambang batas 500.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved