Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan

Kecelakaan Maut Pukul 10.00 WIB, Seorang Pemotor Tewas, Korban Hantam Beton di Tepi Jalan

Kecelakaan maut di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, Senin (6/12/2021), melibatkan kendaraan sepeda motor, akibatnya seorang pemotor tewas.

Editor: Ventrico Nonutu
Istimewa/ Tribun Ambon
Ilustrasi kecelakaan. 

Kecelakaan maut angkot ditabrak kereta api di Jalan Sekip, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat sempat mengejutkan masyarakat, Sabtu (4/12/2021).

Dari keterangan warga sekitar, kejadian angkot ditabrak kereta api ini berlangsung sekira pukul 15.30 WIB.

Saat itu, Kereta Api Sri Lelawangsa U85 yang datang dari arah Binjai melaju menuju Kota Medan.

Secara bersamaan, angkot 123 Wampu Mini yang dikendarai Harto Manalu warga Jalan Batangkuis, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang yang melaju dari arah Jalan Sekip nekat menerobos perlintasan.

Seketika, angkot 123 Wampu Mini ini terseret dan terguling hingga 300 meter.

"Saya sempat dengar suara klakson kereta api itu di belakang kios saya. Kemudian disusul suara dentuman keras," kata Angga, saksi mata yang ada di lokasi kejadian.

Setelah dentuman keras terdengar, serpihan kaca bertaburan ke arah kiosnya.

Angga melihat, ternyata ada angkot ditabrak kereta api.

"Saya dengar teriakan perempuan minta tolong," kata Angga.

Dia pun bergegas keluar kios dan berlari ke arah rel.

Ternyata, di perlintasan rel sejumlah penumpang angkot 123 Wampu Mini sudah bergelimpangan.

Kondisi angkot dalam keadaan hancur. 

"Tadi aku selamatkan perempuan yang wajahnya hancur dan kedua kakinya patah. Warga di sini kemudian membawa korban ke RS Royal Prima," tutupnya. 

Senada disampaikan saksi lainnya bernama Gabriel.

Menurutnya, angkot 123 Wampu Mini itu nekat menerobos perlintasan, padahal sudah terdengar suara klakson kereta. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved