Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Papua

Begini Arahan Panglima TNI Untuk Penanganan KKB di Papua, Ini Pihak yang Harus Dirangkul

Arahan Jenderal Andika Perkasa kepada seluruh jajarannya di Papua adalah merubah pola pendekatan dengan tak lagi mengedepankan upaya represif.

Editor: Alpen Martinus
Tribunnews/JEPRIMA
Daftar Nama Perwira yang Dimutasi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Panglima TNI Jendral Andika Perkasa membuat gebrakan baru dalam penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Meski sudah banyak jatuh korban dari pihak TNI, namun ia tak mengutamakan pembalasan.

Ia lebih mengharapkan semua dilaksanakan dengan jalan damai, ketimbang harus ada pertumpahan darah.

Baca juga: Surat Pertama Tri Rismaharini Untuk Panglima TNI Jendral Andika Perkasa, Ini Isinya

Salah satu dari dua anggota TNI AD yang menjadi korban serangan kelompok kriminal bersenjata atau diklaim Organisasi Papua Merdeka di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo dievakuasi ke Kabupaten Mimika pada Sabtu (4/12/2021).
Salah satu dari dua anggota TNI AD yang menjadi korban serangan kelompok kriminal bersenjata atau diklaim Organisasi Papua Merdeka di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo dievakuasi ke Kabupaten Mimika pada Sabtu (4/12/2021). (PENERANGAN KOREM 173/PRAJA WIRA YAKHTI)

Mabes TNI mengubah pola pendekatan dalam penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), guna memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Papua.

Seperti diketahui, kontak tembak antara TNI-Polri kerap terjadi di wilayah pegunungan Papua yang selama ini.

Baru-baru ini telah terjadi kontak tembak di Kabupaten Pegunungan Bintang dan Intan Jaya. kibatnya, ada anggota TNI yang terluka bahkan gugur.

Walau prajuritnya gugur, Komandan Korem 172/PWY Brigjen Izak Pangemanan tetap berpegang teguh pada perintah atasannya yaitu Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Baca juga: Panglima TNI Andika Perkasa Marah Besar karena Ada Anak Buahnya yang Pukuli Seorang Polisi Wanita

Arahan Jenderal Andika Perkasa kepada seluruh jajarannya di Papua adalah merubah pola pendekatan dengan tak lagi mengedepankan upaya represif.

"Kalau kita saling membunuh tidak akan selesai," kata Izak, pekan lalu.

Menurut Izak, sesuai arahan Panglima TNI, pihaknya lebih mendorong upaya damai ketimbang kontak tembak.

"Tapi kami juga butuh kerjasama lintas sektor yang melibatkan Pemda, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan semua pihak agar tak ada lagi pertumpahan darah," ujarnya.

Baca juga: Ketika Panglima TNI Jenderal Andika Marahi Perwira Main HP saat Rapat: Ulangi Apa yang Saya Bilang

Disisi lain, kata Izak, pihaknya berharap kelompok yang dicap teroris oleh negara tersebut untuk menghentikan aksinya.

"Tugas kami ada dua, yaitu, melakukan pembinaan teritorial dan melakukan komunikasi sosial sembari berharap mereka (KKB) tak lagi menyerang," tukasnya.

Terkait kontak tembak di Intan Jaya, kata Izak, pihaknya sudah mengidentifikasi pelakunya.

"Penyerangan di Suru-Suru adalah kelompok Penme Kogoya yang merupakan bagian dari kelompok Egianus Kogoya," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved