Berita Sulut

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Sulut Meningkat, Satgas: Prokes dan 3T Mulai Kendor

Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel mengatakan, pasien meninggal tersebut dirawat di rumah sakit dengan gejala berat dan memiliki komorbid.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel. 

TRUBUNMANADO.CO.ID, Manado - Angka kasus kematian pasien Covid di Sulut meningkat sepekan terakhir. 

Data epidemiologi tentang kasus kematian dlam satu pekan terakhir di Sulut menunjukkan tren signifikan. 

Terjadi empat kasus kematian pasien Covid-19 dalam sepekan terakhir di Sulut. 

Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel mengatakan, pasien meninggal tersebut dirawat di rumah sakit dengan gejala berat dan memiliki komorbid.

"Keempat kasus tersebut, semua pasien belum divaksinasi," kata Dandel kepada Tribunmanado.co.id, Senin (06/12/2021).

Dijelaskan, indikator kematian dalam penanggulangan Covid-19 merupakan salah satu penanda yang memberi 
peringatan (alert) bahwa terjadi transmisi di masyarakat yang kemungkinan OTG (Orang Tanpa Gejala)  dan gejala ringan.

"Tetapi tidak terdeteksi karena karena tidak dilakukan testing," katanya. 

Karena itu, kata Dandel, strategi pengendalian pandemi Covid-19 pada bagian hulu adalah tetap ketat protokol kesehatan (prokes) dengan melaksanakan 6M, penguatan 3T, dan Vaksinasi Covid-19. 

Katanya, secara umum dapat dievaluasi bahwa ketaatan terhadap prokes mulai kendor.

Pelaksanaan 3T (testing, tracing dan treatmemy) juga mulai tidak berjalan secara optimal, sehingga deteksi dini kasus dilapangan akan sulit untuk diketahui. 

"Sedangkan laju vaksinasi dalam tiga minggu terakhir melambat hampir di semua kabupaten kota," jelasnya. 

Satgas Covid-19 pun mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tetap ketat mentaati protokol kesehatan.

Selain itu, masyatakat diharapkan segera memberi diri untuk divaksin dosis lengkap (dosis 1 dan 2)

Dan kepada Satgas Covid-19 kabupaten kota  agar dapat meningkatkan dekteksi dini melalui 3T dengan Penguatan Surveilans Influenza Like Illness (ILI) di tingkat Puskesmas dan Surveilans Pnemonia di rumah sakit.

"Artinya segera melakukan testing (swab Antigen/PCR) kepada kasus-kasus ILI dan Pnemonia," kata Dandel. (ndo) 

Peringatan Dini BMKG Selasa 7 Desember 2021, Ini Wilayah yang Diperkirakan Potensi Cuaca Ekstrem

Kabar Terkini Korban Erupsi Semeru, 15 Orang Meninggal, 27 Hilang dan Warga Terdampak 5.205 Jiwa

Tak Banyak yang Tahu, Inilah 8 Doa yang Bisa Dibaca Agar Terhindar dari Virus Corona Varian Baru

 

 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved