Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolmut

Isu Penculikan Anak Merebak, Polres Akui Belum Ada yang Melapor

Seperti yang diposting akun Dianpotabuga. Akun itu menulis agar warga Minsel waspada karena sudah terjadi pencurian anak di Amurang.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
Rul Mantik
Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Lesly Lihawa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Isu penculikan anak kembali merebak di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Isu itu berawal dari munculnya postingan beberapa warga di akun media sosialnya, mengaku melihat upaya penculikan.

Hanya saja, dari beberapa postingan, belum ada bukti penculikan atau hilangnya anak di wilayah Kabupaten Minsel.

Seperti yang diposting akun Dianpotabuga. Akun itu menulis agar warga Minsel waspada karena sudah terjadi pencurian anak di Amurang.

"Waspada mulai skrg ne papancuri ank skrg so ada dgn skrg so terjadi di Amurang tadi amper siang klo kemarin dulu di bolmut dgn oto yg sama warna putih jadi usahakan itu ank2 jaga bae2 krn skrg drg so lebe nekat skali apalagi pintu ta buka2 ank cuma di dalam sandiri aplgi juga ank2 di sei jlg jd cuma mo kase inga krn trg sama2 ada ank," tulis akun Dianpotabuga.

Selain akun Dianpotabuga, ada juga akun lain yang memosting peristiwa dugaan penculikan.

Akun-akun itu yakni, Stivan Usher, Novia Gobel, Ocha Ca'em, Angelina Wahani. Akun ini menginformasikan dugaan penculikan anak di luar Kabupaten Minsel, namun masih di Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Satuan (Kasat) Lalulintas Polres Minsel, AKP Lesly Lihawa, ketika dikonfirmasi soal itu itu mengaku belum mendengarnya.

"Saya belum dengar informasi itu," kata Polwan cantik itu.

Diakuinya, ada laporan warga soal kehilangan anak perempuan. Hanya saja laporan itu belum bisa disimpulkan bahwa anak perempuan itu diculik.

"Ada laporan yang masuk, namun belum bisa dipastikan diculik. Bisa saja lari dari rumah," terang Lesly Lihawa.

Kendati demikian, kata Lesly, mereka akan mencari informasi sebanyak-banyaknya agar dapat memastikan apakah isu itu benar atau tidak.

"Akan kami cari informasi dulu. Itu dulu ya?" pinta Lesly.

Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat meminta pihak kepolisian untuk mencari tahu isu dugaan penculikan anak itu.

"Bisa saja informasi ini benar, tapi bisa juga informasi ini hoaks. Polisi harus segera memberikan informasi kepada masyarakat tentang isu ini," tegas Dolfie Mangindaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved