Tribun Manado Travel
Kastangel dan Spekulas, Dua Kue Natal Sulut Warisan Kolonial Belanda
Kue natal di Minahasa yang ngetop seperti kue keju batang dan spekulas, berakar dari Belanda dan punya sejarahnya sendiri.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kebudayaan Minahasa, etnis mayoritas di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), banyak terpengaruh oleh Belanda.
Salah satunya adalah kue natal. Kue natal di Minahasa yang ngetop seperti kue keju batang dan spekulas, berakar dari Belanda dan punya sejarahnya sendiri.
Kue spekulas misalnya. Kue ini biasa disantap saat perayaan hari Santa Nikolaus di Belanda dan beberapa negara eropa lainnya.
Kue Spekulas berwarna coklat. Bahannya tepung, gula, mantega, kayu manis, jahe, cengkeh, kapulaga, merica dan pala.
Konon kue ini memakai rempah - rempah karena dipengaruhi kejayaan rempah - rempah yang menghidupi eropa di masa lampau.
Rempah - rempah menjadi alasan Belanda menjajah Indonesia.
Di Minahasa Utara, kue spekulas beroleh sentuhan lokal dengan ditambahkannya kenari pada bagian atasnya.
Kenari adalah tanaman yang banyak dijumpai di wilayah Airmadidi.
Sedang kue keju punya nama Belanda yang beken. Kastengel. Artinya batangan keju.
Grace Sally warga Desa Kalawat, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, provinsi Sulawesi Utara mengatakan, membuat kue keju sudah jadi tradisi keluarganya jelang natal.
"Saya belajar dari orang tua saya, orang tua saya belajar dari orang tuanya," katanya Senin 29/11/2021).
Ia menuturkan, kue keju jadi pillihan karena rasanya enak dan mudah dibuat. Proses pembuatannya tak ribet.
"Sangat mudah. Bahannya tepung, mantega, keju dan telur. Mantega dicampur tepung dan keju kemudian dipukul.
Setelah itu dibentuk jadi batangan. Lantas batangan tersebut dicampur telur dan sesudah itu dipanggang. Lama penggang berkisar 20 menit," ujar dia.
Ia mengatakan, biasanya membuat kue keju hingga tiga stoples.
Karena saking lakunya. "Ini yang paling lebih dahulu habis," katanya.
Tapi di masa pandemi ini, ia hanya akan membuat satu stoples kue.
"Ini kan dilarang saling pesiar. Jadi saya hanya buat satu stoples," beber dia. (Art)
• Kini Transaksi di Bunaken Makin Mudah dengan QRIS BRI, Tak Perlu Repot Bawa Uang Tunai
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kue-natal-di-minahasa567.jpg)