Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan

Kecelakaan Maut Pukul 03.45 WIB, Dua Orang Tewas, Mobil Panther Ringsek Usai Tabrakan dengan Bus

Kecelakaan maut di Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (27/11/2021), melibatkan bus dan mobil pikap, akibatnya dua orang tewas.

Editor: Ventrico Nonutu
TribunJatim.com/ M Sudarsono
Ilustrasi mobil ringsek akibat kecelakaan. - Kecelakaan Isuzu Panther vs Truk Diesel terjadi di Jalur Pantura Tuban, tepatnya di Desa Purworejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Sabtu (12/6/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (27/11/2021).

Kecelakaan tersebut melibatkan bus dan mobil pikap.

Akibat kecelakaan tersebut dua orang tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut Truk Tangki vs CBR, Seorang Pemotor Tewas di Tempat, Korban Terlindas Roda Belakang

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi, Pensiunan Guru Tewas, Korban Hendak Menyebrang Lalu Tertabrak Motor Ninja

Peristiwa kecelakaan itu terjadi tepatnya di Jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Desa Paya Rangkuluh, Kecamatan Kutablang, sekitar pukul 03.45 WIB.

Dalam insiden kecelakaan itu, ayah dan anak meninggal dunia.


Foto: Angkutan umum berbadan lebar bus JRG bertabrakan dengan Panther Pikap di ruas jalan nasional kawasan Desa Paya Rangkuluh, Kutablang Bireuen, Sabtu (27/11/2021).

Ada juga korban lainnya yaitu satu orang luka berat, dan lima lainnya mengalami luka ringan.

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH, melalui Kasat Lantas, AKP Andrew Agrifina Prima Putra SIK, kepada Serambi, kemarin menjelaskan, kejadian itu berawal saat mobil barang Panther pikap BL 8119 AO yang disopir Zulfikar (29) dengan penumpang istrinya Agusnia (23) dan anak mereka Azril Arafah (3) melaju dari arah Banda Aceh ke arah Medan.

Sesampai di kawasan itu, kata Kasat Lantas, menurut berbagai keterangan yang dikumpulkan di lokasi kejadian, mobil pikap tersebut melaju dengan melebar ke kanan jalan.

Saat itu, langsung bertabrakan bus JRG yang melaju dari arah berlawanan atau dari Medan ke Banda Aceh.

Bus D 7642 YA yang dikemudikan oleh Hendri Yana Budiman (38) berpenumpang 30 orang.

Akibat tabrakan tersebut, menurut AKP Andrew, sopir mobil pikap Isuzu Panther Zulfikar dan anaknya Azril Arafah, yang merupakan warga Desa Keude Tangse, Kecamatan Tangse, Pidie, meninggal dunia.

Sementara istri Zulfikar, Agusnia, mengalami luka berat, dan lima penumpang bus JRG mengalami luka ringan.

Sedangkan sopir bus yang tercatat sebagai warga Desa Cikurubuk, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, selamat dari musibah tersebut.

Adapun lima penumpang bus yang mengalami luka ringan adalah, Ridho (30), mahasiswa, warga Ulee Kareng, Banda Aceh; Irma Oktaviana, mahasiswi, warga Desa Wel Wel, Kecamatan Simeulue Tengah, Simeulue; Nasrinah Hanim (41), mahasiswi, warga Gampong Kramat, Banda Aceh; Dani Ramdani (47), kernet bus warga Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan Darmazi (52), warga Desa Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved