Lawan Covid19
Guru Adalah Kunci Pemulihan Pembelajaran, Punya Peran Besar
Kunci pada learning recovery hari ini adalah guru-guru kita. Demikian disampaikan Muhammad Zain.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kunci pada learning recovery hari ini adalah guru-guru kita.
Demikian disampaikan Muhammad Zain.
Muhammad Zain adalah Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.
Baca juga: Gempa Terkini Jumat (26/11/2021) Tadi Pagi, Guncangan 4.2 Magnitudo, Info BMKG Lokasinya
Baca juga: Keutamaan Surat Al Ala, Surah yang Sebaiknya Diamalkan pada Sholat Jumat
Baca juga: Kumpulan Zikir di Hari Jumat, Singkat Tapi Memiliki Keutamaan Luar Biasa, Berikut Bacaannya

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Muhammad Zain dalam Dialog Produktif Kabar Kamis bertajuk Peran Aktif Guru Dalam Pemulihan Pendidikan di kanal Youtube FMB9ID_IKP pada Kamis (25/11/2021). (Tangkapan Layar: Kanal Youtube FMB9ID_IKP)
Muhammad Zain mengatakan bahwa kunci learning recovery dari proses belajar mengajar yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini ada pada guru.
Untuk itu, kata dia, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan dan menjalankan vaksinasi terhadap guru-guru madrasah sekaligus meningkatkan kompetensi mereka khususnya di bidang budaya digital.
Oleh karena itu, kata dia, Kementerian Agama menggandeng Kementerian Kominfo dalam program peningkatan guru-guru madrasah dengan melatih para guru tersebut agar mereka memiliki digital culture.
Selain itu, kata dia, Menteri Agama telah bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional untuk menyediakan akses seluas-luasnya kepada guru madrasah mengakses artikel dan buku-buku koleksi di sana.
Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Produktif Kabar Kamis bertajuk Peran Aktif Guru Dalam Pemulihan Pendidikan di kanal Youtube FMB9ID_IKP pada Kamis (25/11/2021).
"Jadi sekarang ini betul bahwa kunci pada learning recovery hari ini adalah guru-guru kita," kata Zain.
Ia mengatakan madrasah yang memiliki asrama sejauh ini lebih mudah terkendali terkait situasi madrasah di masa pandemi covid-19.
Menurutnya hal itu karena kondisi yang lebih tertutup.
Sehingga, meskipun ada kasus penularan di madrasah tersebut akan lebih mudah terkontrol.
"Kita juga ada pengalaman misalnya MAN IC Jambi, mereka dulu tertular 81 orang, alhamdulillah dengan kekompakan semua pihak, Dinas Kesehatan, Satgas Gugus Covid alhamdulillah mereka sehat," kata dia.
Kurikulum Prototipe