Breaking News:

Berita Minsel

Venda Kawengian, Guru Honorer Asal Minsel yang Mengaku Dapat Gaji per Bulan Hanya Rp 350 Ribu

Venda Kawengian, guru honorer yang telah mengabdi belasan tahun di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Motoling Barat.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Chintya Rantung
IST/Dokumentasi Venda Kawengian
Venda Kawengian, guru honorer di SDGP Tondei. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Nasib guru honorer di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), masih memprihatinkan.

Sudah diberi tanggung jawab besar, namun tidak ditunjang gaji memadai.

Seperti yang dikeluhkan Venda Kawengian, guru honorer yang telah mengabdi belasan tahun di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Motoling Barat.

Menurut pengakuan Venda, gaji per bulan yang mereka terima tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

"Gaji kami hanya 300 ribuan rupiah per bulan. Itupun diterima tiga bulan sekali," aku Venda.

Kendati gajinya hanya sedikit, namun mereka tetap bertahan untuk mengajar.

"Tanggung jawab untuk mengajar kepada anak-anak sudah melekat dalam diri kami. Jadi, meski gaji tidak mencukupi memenuhi kebutuhan hidup, namun kami tetap mengajar untuk masa depan anak-anak," jelas Venda.

Harapan dia, nasib mereka akan diperhatikan oleh pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

"Mudah-mudahan pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memperhatikan nasib kami. Caranya dengan menganggarkan gaji kami di APBD," harap Venda.

Menurutnya, para guru honorer tidak mengharapkan gaji yang besar dari Pemerintah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved