Berita Regional

Rumah Seorang Warga Timika Papua Dilempar Bom Motolov oleh OTK, Korban: Saya Teriak Dia Keburu Kabur

Salah seorang rumah warga di Timika, Papua dilempar melempar bom motolov oleh orang tak dikenal (OTK).

Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Tampak mobil Toyota Kalya wana putiih bernomor polisi DD 1780 YU kacanya retak, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Salah satu rumah seorang warga di Timika, Papua dilempar melempar bom motolov oleh orang tak dikenal (OTK).

Peristiwa tersebut terjadi pada tadi malam Rabu (24/11) sekira pukul 21.00 WIT.

Motif yang dilakukan pelaku belum diketahui apa tujuannya melempar bom motolov ke rumah seorang warga tersebut.

Orang tak dikenal melempar bom Motolov ke depan rumah milik Joko Marianto, salah seorang warga Timika pada Rabu (24/11/2021) malam.

Baca juga: Sebanyak 168 Warga Asli Papua Dikeluarkan dari Area PT Freeport, Ini Penyebabnya

Baca juga: Tubagus Joddy Kaget Bertemu Para Napi Dalam Tahanan, Perlakuan Mereka Ternyata Seperti Ini

Tampak mobil Toyota Kalya wana putiih bernomor polisi DD 1780 YU kacanya retak, Rabu (24/11/2021).
Tampak mobil Toyota Kalya wana putiih bernomor polisi DD 1780 YU kacanya retak, Rabu (24/11/2021). (Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela)

Rumah Joko beralamat di Jalan Malaria Kontrol, Gang Anofeles Kelurahan Timika Indah, Papua.

Ada dua botol bom molotov yang dibuang oleh orang tak dikenal (OTK).

Saat pelaku melempar dua botol bom molotov itu mengenai mobil Toyota Kalya, warna putih, bernomor polisi DD 1780 YU milik, Joko Marianto.

Lemparan tersebut mengakibatkan kaca mobil Joko Marianto retak di bagian depan, namun beruntung tak terjadi kebakaran di lokasi tersebut.

Kejadian itu pada Rabu (24/11) sekitar pukul 21.00 WIT ini sempat membuat panik warga sekitar.

"Pada saat kejadian, kebetulan saya di lantai dua rumah.

Pas dia lempar ke arah mobil, saya langsung teriak,"kata Joko kepada Tribun-Papua.com ketika ditemui di lokasi kejadian, Rabu malam.

Joko mengatakan, OTK tersebut menggunakan motor Vixion, badanya berisi, menggukanan jaket warna hitam, dan mengenakan helm hitam.

"Saat melihat dia lempar, saya langsung turun dan dia lari.

Saya teriak namun dia keburu kabur karena sudah merasa tertekan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved