Berita Nasional
Terungkap Kenapa Toilet SPBU Pertamina Tidak Gratis, Sudah Dikritik Erick Thohir
Kisarannya Rp 12 juta per tahun bahkan bisa lebih tergantung banyaknya kamar mandi dan lokasi SPBU.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terungkap Kenapa Toilet SPBU Pertamina Tidak Gratis, Sudah Dikritik Erick Thohir
Belakangan ini beredar soal tarif biaya toilet di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Ramai di media sosial soal dugaan pungutan liar di SPBU Pertamina saat buang air kecil diharuskan bayar Rp 2.000.
Narasi itu dibagikan oleh akun Facebook ini pada Senin (15/11/2021).
Warganet di media sosial menyebut uang yang dibayarkan saat menggunakan toilet di SPBU sebagai pungutan liar (pungli).
Toilet merupakan fasilitas umum yang sering digunakan ketika berada di SPBU.
Setelah menggunakan fasilitas itu, biasanya ada penjaga di depan yang meminta bayaran Rp 2.000.
Hal itu belakangan gencar diberitakan ada pungutan di toilet SPBU.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menganggap mestinya toilet gratis.
Hal ini diketahui dari unggahan akun Instagramnya @erickthohir di sebuah SPBU Pertamina Swasta pada Senin, (22/11) kemarin.

Pemerintah secara resmi mengalihkan seluruh saham seri B negara pada PT Energy Management Indonesia (Persero) ke PT PLN (Persero). (Dokumentasi PLN)
GridOto.com menyelusuri salah satu di wilayah Cileduk Tangerang di sana ada pungutan untuk para penguna toilet untuk membayar kepetugas yang jaga di depan pintu toilet,
Ternyata toilet di Pertamina itu disewakan.
Penyewa membayar kepada pemilik SPBU tersebut dengan harga bervariasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/terungkap-kenapa-toilet-spbu-pertamina-tidak-gratis-sudah-dikritik-erick-thohir.jpg)