Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Nasional

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Tim Forensik Temukan Ini di TKP

Dokter forensik dr Sumy Hastry Purwanti memberikan penjelasan terbaru soal temuannya saat menganalisa jenazah korban pembunuhan di Subang itu.

Editor: Alpen Martinus
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
TKP Pembunuhan Tuti & Amalia Kembali Didatangi Polisi, Terungkap Alasan Yosef Dipanggil Berkali-kali 

Seperti diketahui, terduga pelaku pembunuhan di Subang diduga sempat membersihkan TKP.

Tak cuma TKP, terduga pembunuh juga diduga sempat menghilangkan sidik jarinya di tubuh korban menggunakan sabun.

Meski telah menghapus jejaknya, sidik jari terduga pelaku masih bisa didapat oleh dr Hastry.

"Kemarin Saya sempat tahu, dapat kok dari sidik jari di sekitar mobil, di rumah juga, enggak masalah. Itu kinerja dari teman-teman Inavis, penyidik yang gigih cari-cari dan cari," kata dr Hastry.

Namun diakui dr Hastry, ia tidak berhasil mendapatkan sidik jari pelaku di tubuh korban yakni Tuti dan Amalia.

"Di jenazah memang enggak dapat sidik jari (pelaku)," pungkas dr Hastry.

"Bersih sama sekali ya ?" tanya Anjas.

"Jenazah itu waktu diambil sidik jari itu untuk identifikasi (identitas korban), sesuai KTP. Bukan sidik jari untuk pelaku," ujar dr Hastry.

Turut menyoroti kasus pembunuhan ibu dan anak itu, Anjas mengurai analisa.

"Menurut Saya nanti, pada saat penyidik mengumumkan tersangka, Saya sangat yakin 2 alat bukti tersebut adalah ada hasil dari autopsi. Dari situ nanti muncul pro dan kontra. Ada yang bilang ini framing, ini bukan framing," ungkap Anjas.

Hal tersebut dilayangkan Anjas lantaran mendengar asumsi bahwa TKP pembunuhan di Subang sudah tidak steril.

Berbeda dengan keyakinan Anjas, dr Hastry justru mengurai keyakinan.

Ditegaskan dr Hastry, hasil autopsi yang dianalisanya akan menjadi bukti mutlak yang akan mengungkap siapa pembunuh Tuti dan Amalia.

"Bukti dokter ini bisa terkontaminasi atau di-framing oleh seseorang atau bukti itu sesuatu yang akan mutlak ?" tanya Denny Darko.

"Sesuatu yang akan mutlak," imbuh dr Hastry.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved