Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hari Guru

Rumah Guru BK dan Satkaara Bekali Ratusan Guru SD-SMA Terpilih dengan Skill Public Speaking

Cetta Satkaara bekerja sama dengan Rumah Guru BK (RGBK) menyelenggarakan webinar bagi guru SD, SMP hingga SMA sederajat secara nasional

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Istimewa/dok. Satkaara
Webinar Mengembangkan Kompetensi Diri Melalui Public Speaking yang diselenggarakan oleh Cetta Satkaara dan Rumah Guru BK (RGBK) menghadirkan pemateri Manager Presenter dan Sekretariat Redaksi tvOne, Divi Lukmansyah serta Founder RGBK dan Widyaiswara PPPPTK Penjas dan BK di Kemendikbud Ristek, Ana Susanti. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Menyambut Hari Guru yang jatuh pada 25 November 2021, Cetta Satkaara bekerja sama dengan Rumah Guru BK (RGBK) menyelenggarakan webinar bagi guru SD, SMP hingga SMA sederajat secara nasional.

Rangkaian webinar ini diadakan pada 20 - 21 November 2021 melalui aplikasi zoom meeting dan diikuti 674 guru terpilih.

Webinar yang diadakan 20-21 November 2021 dengan tema Mengembangkan Kemampuan Dasar Melalui Public Speaking.

Narasumber yang dihadirkan adalah Manager Presenter dan Sekretariat Redaksi tvOne, Divi Lukmansyah dan Founder Rumah Guru BK dan Widyaiswara di Kemendikbud RI, Ana Susanti.

Tema public Speaking ini dipilih berdasarkan poling nasional yang dilakukan per November 2021 kepada 106 guru ditingkat SD hingga SMA dari 20 provinsi, seputar permasalahan yang sering mereka temui dalam kegiatan belajar mengajar (KBM), termasuk soal penyampaian materi pelajaran saat berbicara di depan kelas.

Co-Founder dan Senior Advisor PT Cetta Satkaara, Ruth Andriani menuturkan, Program Webinar Satkaara Berbagi kepada guru diselenggarakan sebagai wujud nyata komitmen dan kepedulian Satkaara terhadap pendidikan di Indonesia.

Satkaara Berbagi lahir berlandaskan core value dari Satkaara yaitu Care and Respect. Salah satu ranah yang disasar adalah pendidikan di Indonesia.

Melalui rangkaian Program Webinar Satkaara Berbagi, kami berupaya membantu guru dalam menjawab tantangan jaman dengan meningkatkan kompetensi diri di bidang publik speaking,” ujar Ruth dalam keterangan tertulis ke Tribun Manado, Selasa (23/11/2021).

Peran publik speaking sebagai seni penyampaian informasi sangat penting dalam menunjang pengajaran yang efektif.

Kemampuan public speaking akan memudahkan dalam menyampaikan materi pelajaran secara jelas dan tepat.

Guru yang menguasai teknik public speaking akan lebih percaya diri, tidak malu, tidak minder, mampu menempatkan diri dengan siapa, kapan, dan dimana tempat berbicaranya.

Berdasarkan penelitian pakar komunikasi, kata-kata hanya menyumbang 7 persen; suara menyumbang 38 persen; sementara bahasa tubuh menyumbang 55 persen bagi kesuksesan berbicara.

Faktor-faktor tersebut menuntut tenaga pendidik untuk peka dan terus meningkatkan kompetensi diri dalam memberikan pengajaran.

Menurut Divi, guru sebagai pengajar memiiki modal untuk menjadi seorang public speaker.

Seorang guru terbiasa memperkaya diri dengan literasi sebagai bahan pengajaran untuk dibagikan kepada murid.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved