Tarkam di Bolmong
Polres Bolmong Damaikan Tarkam di Dumoga, AKBP Nova: Kita Harusnya Saling Menjaga
Kapolres Bolmong AKBP Nova Surentu ketika dikonfirmasi Tribunmanado.co.id, mengatakan jika pihaknya sudah mengundang kedua warga desa untuk berunding.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Polres Bolmong langsung bergegas pasca tawuran antar kampung (tarkam) terjadi di wilayah hukumnya.
Kapolres Bolmong AKBP Nova Surentu ketika dikonfirmasi Tribunmanado.co.id, mengatakan jika pihaknya sudah mengundang kedua warga desa untuk berunding.
"Kami sudah ajak mereka berunding dan membuat kesepakatan," kata dia.
Ia menambahkan, jika hasil dari pertemuan tersebut disepakati agar permasalahan ini diselesaikan secara damai.
Bahkan kedua warga dari Desa Dumoga dan Modomang juga sudah menyepakati perjanjian tersebut.
"Mereka sudah tanda tangan, dan permasalahan ini sudah selesai sampai disini," ujarnya.
Perwira dua melati ini menegaskan jika harusnya kejadian seperti ini tak terjadi.
Ia meminta masyarakat untuk saling menjaga dan tidak mudah emosi.
"Sepeda masalah dengan kepala dingin, agar kejadian seperti ini tak terjadi lagi," ucap dia.
Sebelumnya diketahui, Tarkam kembali pecah di Perbatasan Desa Dumoga dan Modomang, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong, Senin (22/11/2021).
Aksi saling serang yang dilakukan Pemuda Desa Dumoga dan Desa Modomang tersebut.
Diduga dipicu aksi ugal-ugalan beberapa pemuda dalam berkendaraan sepeda motor dengan menggunakan knalpot bising.
“Awal mulanya karena ada beberapa anak muda yang ugal-ugalan menggunakan kanalpot rasing,” kata seorang warga ketika dihubungi Tribunmanado.co.id.
Dari informasi yang diterima, masa yang terlibat tarkam mengunakan sajam dan senapan angin.
Namun mereka dihalau oleh personel Polsek Dumoga Timur dan personel Brimob dengan mengunakan gas air mata.