Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 12.00 WIB, Pengendara Vixion Tewas Seketika, Motor Tabrak Bus Hingga Tertancap
Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada kemarin hari Minggu siang.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada kemarin hari Minggu siang.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan bus dengan sepeda motor.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor tewas di tempat.
Baca juga: Suka Berenang di Laut Tanpa Pakai Celana Dalam, Perut Gadis ini Membuncit, Hasil USG Menyerupai Ikan
Baca juga: Gempa Tadi Pukul 07.23 WIB Senin 22 November 2021, Guncang Wilayah Banten, Info BMKG Magnitudo
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 12.30 WIB, Seorang PNS Tewas, Mobil Hilang Kendali Lalu Tabrak Pembatas Jalan
Foto: Ilustrasi kondisi sepeda motor Yamaha Vixion usai kecelakaan. (Istimewa)
Terjadi kecelakaan di Sampang, tepatnya di Jalan Raya Jrengik, di depan SPBU Bancelok, Minggu (21/11/2021) sekitar pukul 12.00 WIB, yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Diketahui, korban bernama Asrori, warga Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura.
Insiden bermula saat Bus Pariwisata nopol K 7599 OC mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Bancelok.
Setelah tangki BBM terisi, bus yang dikemudikan Slamet Siswo, warga Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, itu melanjutkan perjalanan.
Akan tetapi, saat hendak keluar dari SPBU yang kondisinya moncong bus berada di tengah jalan, melaju Vixion putih nopol M 5906 NG yang dikendarai korban dari arah barat ke timur (arah Sampang).
Karena jarak terlalu dekat dan tidak ada ruang untuk menghindar, kendaraan milik korban menyeruduk bus.
Parahnya, kendaraan korban seketika menancap di sela-sela ruang antara roda dengan bodi bus.
"Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal di TKP," kata Kanit Laka Polres Sampang, Iptu Eko Puji Waluyo.
Menurutnya, atas kesimpulan sementara, insiden kecelakaan disebabkan oleh pengemudi kendaraan bus ceroboh saat menyeberang.
"Sedangkan untuk kerugian materialnya, kami taksir mencapai Rp 2 juta," pungkas Iptu Eko Puji Waluyo.