Breaking News:

Berita Tomohon

Prostitusi Online di Pusat Religius, FKUB Sulut Minta Pemkot Tomohon Tegas Terhadap Pengelola Hotel

Menyusul adanya penangkapan puluhan pelaku dugaan praktek prostitusi online menuai respon dari Forum Kerukunan Umat Beragama Sulut

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Chintya Rantung
Tribun manado / Ryo Noor
Ketua FKUB Sulut Pdt Lucky Rumopa 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Menyusul adanya penangkapan puluhan pelaku dugaan praktek prostitusi online menuai respon dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Utara (Sulut).

Ketua FKUB Sulut Pdt Lucky Rumopa menyebut Sulut yang dikenal sebagai daerah yang rukun dan harmonis jangan di coreng dengan sikap yang menentang kaidah ajaran agama.

"Apalagi soal perdagangan wanita melalui prostitusi online," sebutnya.

Dan yang sangat miris, lanjut Pdt Lucky ini, terjadi di kota Tomohon yang baru mendapat penghargaan kota Toleran nasional dan sebagai pusat religius.

Di mana kantor kantor pusat Gerejawi dan pendidikan ada di tomohon.

"Oleh sebab itu diharapkan walikota tegas mengatasi fenomena sosial bersama peran FKUB di Tomohon," tegasnya seraya menambahkan Pemkot harus tegas terkait masalah ini.

"Pemkot harus selektif pengelolaan hotel di Tomohon dan aparat bertindak tegas. Undang-undang jasa perhotelan bila meresahkan masyarakat pasti ditutup," tambahnya.

Diketahui salah satu hotel di Kecamatan Tomohon Tengah ini kerap kali digrebek karena adanya praktek prostitusi online.

Teranyar, Tim URC Totosik Polres Tomohon berhasil mengamankan 27 orang. 17 pria dan 10 diantaranya merupakan perempuan yang diduga disiapkan meladeni para pria hidung belang.

Mereka diketahui terbagi dari sejumlah daerah. Ada yang berasal dari Tomohon, Minahasa, Minut, Manado dan Mitra.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved