Breaking News:

Berita Bolmong

DP3A Bolmong Minta Media tak Catut Nama Korban Kekerasan Anak di Pemberitaan

Kepala Dinas (Kadis) P3A Bolmong, Farida Mooduto meminta agar awak media lebih berhati-hati, saat melakukan pemberitaan mengenai kasus kekerasan anak

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
nielton durado/tribun manado
Kepala Dinas DP3A Bolmong Farida Mooduto. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Meningkatkannya pemberitaan mengenai anak-anak yang jadi korban kekerasan tanpa disaring, ikut dikomentari oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kabupaten Bolmong.

Kepala Dinas (Kadis) P3A Bolmong, Farida Mooduto meminta agar awak media lebih berhati-hati, saat melakukan pemberitaan mengenai kasus kekerasan anak maupun perempuan.

Ditemui Tribunmanado.co.id belum lama ini, Farida Mooduto mengatakan jika nama korban anak ataupun pencabulan, sebaiknya jangan ditulis di media.

"Kalau memberitakan, sebaiknya nama mereka jangan ditulis," kata dia.

"Kasihan masa depan anak-anak ini dikemudian hari, kalau nama mereka tercatut di media," ujarnya.

Tak hanya nama, ia pun meminta agar alamat korban disembunyikan.

"Minimal yang ditulis adalah Kecamatan saja, jangan sampai di desa maupun kelurahan," ungkapnya.

Farida menegaskan jika ada aturan yang bisa menjerat seseorang bila membocorkan identitas korban kekerasan ataupun anak yang masih dibawah umur.

"Itu ada pidananya, jadi sebaiknya dihindari," aku dia.

Tak hanya itu, Farida Mooduto juga meminta pihak kepolisian agar tak melakukan konferensi pers bilamana ada kasus kekerasan anak atau pencabulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved