Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Baru Dilantik, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Bantah Tudingan Jadi Anak Emas Jokowi-Megawati

Jenderal Dudung Abdurachman akhirnya buka-bukaan soal tudingan dirinya adalah anak emas Presiden Jokowi dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
Tangkap layar instagram dudung_abdurachman
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman bantah tudingan dirinya jadi anak emas Jokowi-Megawati. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Staf TNI Angkatan Darat ( KSAD ) baru, Jenderal Dudung Abdurachman akhirnya buka-bukaan soal tudingan dirinya adalah anak emas Presiden Jokowi dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Jenderal Dudung menanggapi soal santer tudingan, dirinya disebut anak emas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri.

Dengan tegas, Jenderal Dudung pun membantah tudingan anak emas tersebut.

Menurut Jenderal Dudung, Presiden Jokowi melantik dirinya sebagai KSAD karena melihat dari pengabdian dan profesionalitasnya selama bekerja di TNI.

"Sebetulnya Pak Jokowi itu lebih kepada yang namanya pekerjaan, melihat dari pengabdian, lebih kepada profesionalisme.

Jadi enggak ada alat politik segala macam, enggak ada," kata Dudung dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Minggu (21/11/2021).

Dudung mengaku tidak ingin pengangkatannya menjadi KSAD ini dibawa-bawa ke ranah politik.

"Dan saya juga tidak mau kalau dibawa-bawa ke politik, tidak akan mau saya," imbuhnya.

Lebih lanjut Dudung menuturkan, ia mengenal Jokowi dan Megawati saat ia masih bintang dua.

Dudung pun menilai, Jokowi dan Megawati tidak memiliki spesialisasi anak kesayangan.

Melainkan murni melihat dari pengabdian dan profesionalisme dalam melantik seseorang.

Pasalnya menurut Dudung, orang-orang yang ditunjuk oleh Jokowi dan Megawati tidaklah diputuskan dengan mudah.

"Kenal dengan Pak Jokowi itu setelah bintang dua. Dengan Bu Mega juga saya kenalnya saat bintang dua juga.

Ya kalau saya lihat, Pak Jokowi, Bu Mega kalau spesialisasi anak kesayangan itu tidak ada, tapi beliau lebih cenderung ke profesionalisme."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved