Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Terorisme

3 Hari Sebelum Ditangkap Densus 88 Farid Okbah Bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Ismar menjelaskan Farid dan Anies bertemu di rumah Farid di Jatiasih, Bekasi, saat mertua Farid meninggal dunia.

Kolase foto tribunnews/instgram
3 Hari Sebelum Ditangkap Densus 88 Farid Okbah Bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

Sementara itu, Ustaz Anung Al-Hamat ditangkap di jalan Raya Legok Blok Masjid, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi sekitar pukul 05.49 WIB pada Selasa (16/11/2021).

Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar mengatakan ketiganya ditetapkan tersangka usai diduga terlibat kelompok teroris Jamaah Islamiah (JI).

"Sudah (ditetapkan tersangka)," kata Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar saat dikonfirmasi, Selasa (16/11/2021). 

Tuding Bin Kecolongan

Badan Intelijen Negara (BIN) dinilai kecolongan soal pertemuan tersangka kasus dugaan terorisme, Farid Okbah, dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta pada Juni 2020 silam.

Hal ini disampaikan kuasa hukum Farid, Ismar Syafruddin.

Seperti diketahui, Farid yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) pernah berkunjung ke Istana Negara untuk bertemu Jokowi.

Momen pertemuan dengan Jokowi tersebut diunggah Farid di akun Instagram pribadinya, @faridokbah_official.

Kedatangan Farid bersama lima kader PDRI lainnya untuk meminta Jokowi agar mencabut RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan membangun pasar-pasar Syariah.

Ustaz Farid Okbah bertemu Presiden Jokowi pada Juni 2020.
Ustaz Farid Okbah bertemu Presiden Jokowi pada Juni 2020. (Instagram @faridokbah_official)

Tak hanya itu, ia juga memberi nasihat pada Jokowi, yaitu tegakkan salat dan kebenaran, tegakkan keadilan, pilih orang yang tepat, basmi korupsi, serta pemerataan ekonomi agar tidak terjadi kesenjangan.

Nasihat Farid untuk Jokowi itu juga disinggung Ismar Syafruddin.

"Beliau diterima oleh Presiden. Beliau memberikan masukan, nasihat yang luar biasa kepada Presiden."

"Ada lima hal yang beliau sampaikan di sana (Istana Negara) dan saat itu (Presiden) sangat menghargai," kata Ismar di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/11/2021), dikutip dari Kompas.com.

Terkait hal ini, Ismar menilai BIN telah kecolongan jika memang Farid terbukti seorang teroris.

Menurutnya, penangkapan terhadap Farid adalah hal yang kontradiktif.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved