Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Nasional

Polisi Berpangkat Aiptu Diduga Selingkuh Dengan Janda Dua Anak, Istrinya Menangis

Perempuan 47 tahun itu menceritakan suami yang polisi tersebut berselingkuh dengan seorang janda beranak dua.

Editor: Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID- Wanita mana yang mau suaminya berselingkuh, pasti akan menyisakan luka bis aitu terjadi.

Seperti yang dialami oleh seorang wanita berinisial MH.

Ia diselingkuhi suaminya yang merupakan anggota polisi.

Baca juga: Selingkuh Berkali-kali Hingga Harta Benda Habis, Istri Polisi Ini Laporkan Suami ke Propam Polda

Seorang perempuan berinisial MH menceritakan tindak-tanduk suaminya sambil menangis tersedu-sedu.

Suaminya berinisial ARL yang seorang anggota Polri berpangkat Aiptu sudah terlalu sering membuat hatinya terluka dengan cara berselingkuh.

Karena sudah tidak sanggup lagi pada cara suaminya menyakiti, MH lalu melaporkan ke Polda Sumatera Utara tempat suaminya bertugas.

Baca juga: Lihat Tanda di Leher Bayi Sahabatnya, Wanita Ini Syok Si Bayi Ternyata Anak Suaminya yang Selingkuh

Saat diwawancarai, perempuan 47 tahun itu menceritakan suami yang polisi tersebut berselingkuh dengan seorang janda beranak dua.

Menurut Masleini, perselingkuhan suaminya itu bukan kejadian pertama.

"Suami saya berselingkuh bukan kali pertama. Kalau saya total, sudah 16 kali ia berselingkuh," kata Masleini, Kamis (18/11/2021).

Masleini sebenarnya sudah melaporkan kasus tersebut sejak bulan lalu.

Baca juga: Sosok Suami Antagonis hingga Selingkuh, Panji Saputra Kena Pukul Penggemar

Laporan Nomor: STTLP/185/X/2021/SPKT tanggal 4 Oktober 2021 tersebut tidak berlanjut.

"Kasus ini sudah kami laporkan, namun hingga kini tidak jalan. Suami saya bertugas di Polres Sibolga berinisial Aiptu ARL," katanya, Kamis (18/11/2021).

Lanjutnya, pihaknya juga telah melaporkan kasus ini ke Mabes Polri dan Polda Sumut melalui aduan masyarakat (Dumas).

"Suami saya berselingkuh bukan kali pertama," ucapnya sembari menitikkan air mata.

"Saya juga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tetapi saat itu saya tidak ada surat visum sehingga tidak jalan."

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved