Kasus Konten Dewasa

Lakukan Adegan Tak Senonoh Secara Live, Selebgram dan Pacarnya Dipulangkan, Ini Penjelasan Polisi

Diketahui sebelumnya beredar video tak senonoh pasangan kekasih. keduanya sebelumnya sudah sempat ditahan polisi dan diperiksan selama 5 jam.

Editor: Glendi Manengal
HO / Tribun Medan
Video syur selebgram asal Kota Ambon beredar luas di berbagai akun WhatsApp, Senin (15/11/2021) siang. (HO / Tribun Medan) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diketahui sebelumnya beredar video tak senonoh pasangan kekasih.

Keduanya sebelumnya sudah sempat ditahan polisi dan diperiksan selama 5 jam.

Terkait hal tersebut kini pihak kepolisian membebaskan mereka, pasangan itu pun dipulangkan.

Baca juga: Ingat Inka Christie? Lady Rock, Dulu Ogah Nikah, Kini Putuskan Nikah Saat Usia 44 Tahun

Baca juga: Solar Langka Lagi, Anggota DPRD Sulut Jems Tuuk Sorot Pertamina Desak Pemerintah Cari Solusi

Baca juga: Solar Langka Lagi, Gubernur Sulut Olly Dondokambey Janjikan BP Migas Pasok Stok Dua Kali Lipat

Foto : Selebgram yang diduga melakukan adegan senonoh bersama pacar secara live di aplikasi Honey. (HO / Tribun Medan)

JP (25) dan  kekasihnya VWS (20), dua pemeran video porno,  yang beredar luas di media sosial sejak Senin (15/11/2021) dibebaskan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku. 

Polisi masih mempertimbangkan penerapan restorative justice dalam menangani kasus video porno ini.

Ini jadi pertimbangan sehingga kedua terduga pelaku pornografi dipulangkan.

Hasil pemeriksaan selama 5 jam, Selasa (16/11/2021), terdapat unsur pidana dalam aksi yang menggemparkan warga Kota Ambon itu.

Namun, penyidik mengedepankan pendekatan restorative justice.

Restorative Justice sendiri merupakan alternatif dalam sistem peradilan pidana dengan mengedepankan pendekatan pelaku dengan korban dan masyarakat untuk mencari solusi dan kembali pada pola hubungan baik dalam masyarakat.

Meski tengah dipulangkan, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, baru akan diputuskan kemudian penggunaan restorative justice ataukah akan diproses hukum.

“Memang unsur pidananya ada, tapi kita juga kan ada restorative justice itu, makanya kita masih pelajari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved